Warga Siderejo Bojonegoro Meninggal Dunia Tersengat Listrik Mic VCD Player

Tribratanews.com – Seorang warga Dusun Karangjati, Desa Sidorejo, RT 008, RW 004, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, bernama Sujiono (46), dilaporkan meninggal dunia akibat teersengat listrik, pada Kamis (27-07-2017) sekira pukul 17.00 WIB sore.

Saat peristiwa tersebut terjadi, korban sedang berada di kamar bersama istrinya dan hendak menggunakan mic VCD player. Selanjutnya setelah korban tersengat listrik dan tidak sadarkan diri, oleh para tetangga korban dibawa ke klinik terdekat, namun sesampai di klinik, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Menurut Keterangan Kapolsek Kedungadem, AKP Subakir, sebagaimana dihimpun dari keterangan saksi-saksi, bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada hari Kamis sekira pukul 15.30 WIB, korban sedang berada di dalam kamar bersama istrinya, Ernawati (40).

“Ketika memasukkan jack mic ke dalam lubang VCD Player, korban langsung tersengat listrik dan istrinya sudah berupaya menolong, tetapi ikut tersengat, namun bisa terlepas,” terang AKP Subakir sebagaimana dikutip dari keterangan istri korban.

Mengetahui hal tersebut, selanjutnya istri korban segera lari untuk mematikan saklar meteran listrik, sambil berteriak meminta tolong kepada para tetangga.

“Saat itu korban diketahui masih bernyawa.” lanjut Kapolsek.

Tidak lama berselang, lanjut Kapolsek, datanglah para tetangga korban, diantaranya Munaji (60), Sukadi (41), Winarto (40) dan Nur Muhamad (42).

“Selanjutnya oleh para tetangga, korban di bawa ke Klinik Rawat Inap Muhammadiyah Kedungadem,” terang kapolsek.

Sekira pukul 16.00 WIB, korban sampai di klinik. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan ke klinik,” imbuh Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, setelah pihaknya mendapat laporan, Kapolsek bersama anggota segera menuju lokasi kejadian, guna melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis dari Klinik Rawat Inap Muhammadiyah Kedungadem, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Penyebab kematian korban murni karena tersengat listrik,” lanjut AKP Subakir.

Dalam peristiwa ini ahli waris korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan keluarga korban meminta untuk tidak dilakukan otopsi. Selanjutnya dengan dibuatkan surat pernyataan, dengan dsaksikan perangkat desa setempat, jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk proses pemakaman.

 

 

[Tribratanews.com / Humas Polres Bojonegoro – Polda Jatim]

Like
LikeLoveHahaWowSadAngry

Related Posts