Walau Baru Pertama Berkunjung, Kadiv Humas Polri Dinobatakan Jadi Warga Kehormatan Suku Osing Banyuwangi

Tribratanews.com – Penduduk di desa Kawasan Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, merupakan kelompok masyarakat yang memiliki adat istiadat dan budaya khas sebagai satu suku, yang dikenal sebagai suku Osing. Pemerintah telah menetapkannya Desa Kemiren sebagai Desa Cagar Budaya dan mengembangkannya sebagai Desa Wisata Adat Osing, Sabtu (29-07-2017).

Dengan pesatnya perkembangan pembangunan di Kabupaten Banyuwangi, mempunyai dampak kepada Desa Kemiren yang menjadi tempat kunjungan Wisatawan Nusantara (Wisnu) dan Wisatawan Mancanegara (Wisman), kunjungan pelajar dan mahasiswa guna melakukan penelitian tentang masyarakat Suku Osing. Hal ini juga berlaku pada hampir semua pejabat yang berkunjung ke Banyuwangi selalau mampir ke Desa Kemiren.

Seperti pada Rabu (26-07-2017) pukul 19.20 sampai 22.50 WIB, Irjen Drs Setyo Wasisto SH, Kadivhumas Mabes Polri selaku Kasatgas Pangan melakukan kunjungan kerja pengecekan pada Gudang Bulog dan beberapa Pabrik Penggilingan Padi dan Produsen Beras, selanjutnya berkunjung ke Sanggar Genjah Arum milik Ir Setiawan Subekti di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.

Di Desa Adat tersebut, Irjen Drs Setyo Wasisto SH disuguhi oleh othek lumpang yang dilakukan oleh perempuan-perempuan . Suku Osing yang sudah berumur antara 70 sampai 92 tahun, mereka begitu energik dalam memainkan musik dari alu dan lesung dengan irama rancak. Kadivhumas Polri ikut memainkan musik tersebut. Dilanjutkan hiburan tari jejer gandrung dan pengenalan sejarah singkat Suku Osing oleh Drs Aekanu Haryono.

Selanjutnya, Irjen Drs Setyo Wasisto SH dinobatkan sebagai warga kehormatan Suku Osing Kemiren, dengan secara simbolis dipakaikan ikat kepala khas Suku Osing (Udheng) oleh Ir Setiawan Subekti dan Tokoh Pemuda Suku Osing Haidi Bing Slamet.

Irjen Drs Setyo Wasisto SH menyampaikan, sudah sering melakukan kunjungan kerja hampir ke semua negara karena beliau sebelumnya lama dinas tugas di Interpol, namun belum pernah berkunjung ke Banyuwangi. Ini adalah kunjungan pertama beliau, namun demikian beliau merasa seperti sudah lama dan akrab dengan warga Banyuwangi.

“Tetap berkarya dan mempertahankan keaslian nilai-nilai adat budaya Osing yang akan memperkaya budaya nasional hal ini juga yang bisa membentengi dan menangkal paham-paham yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945,” tamabah Kadivhumas Polri.

Acara ditutup dengan menari bersama penari gandrung sebagai bentuk keakraban antara tamu dan tuan rumah. Kadivhumas menari dengan riang diikuti satu persatu oleh tamu undangan lainnya secara bergantian. Kegiatan berjalan aman, lancar dan tertib.(ice/mbah)

 

[Tribratanews.com / Humas Polda Jatim]

Related Posts