Unit Identifikasi Polres Sikka dan Polsek Waigete Gelar Olah TKP Penemuan Tulang Manusia di Desa Hoder

 

Tribratanews.com – Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Sikka bersama jajaran Polsek Waigete pada siang tadi pukul 14.00 wita (11-01-2017) melakukan kegiatan olah TKP di lokasi penemuan tulang yang diduga sebagai tulang manusia di pinggir Pantai Moko, Dusun Daranatar, Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka.

Adapun kegiatan olah TKP tersebut dipimpin langsung oleh KBO Sat Reskrim Polres Sikka Iptu Messakh Hetharie, SH, dengan didampingi oleh Kapolsek Waigete IPTU Siprianus Raja dan Kanit Identifikasi Sat Reskrim Polres Sikka Bripka David Daud Jeradu.

Dari hasil Olah TKP yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian tersebut serta keterangan dan kesaksian dari Mama Martina Dunia (75) warga setempat (saksi hidup), bahwa tulang yang ditemukan tersebut diduga adalah tulang manusia para korban G 30 S PKI pada tahun 1965 silam.

Lebih lanjut, menurut kesaksian dari Mama Martina Dunia bahwa, salah satu korban G 30 S PKI tersebut adalah suaminya sendiri yang bernama Dindus (Alm) dan dikuburkan secara massal di lokasi tersebut. Mama Martina Dunia tidak mengetahui pasti jumlah semua korban G 30 S PKI yang dikubur secara massal di lokasi tersebut, namun ia mengatakan bahwa ada sebanyak 1 truk jasad manusia yang dikuburkan di lokasi tersebut dan semuanya berjenis kelamin laki-laki, tidak ada perempuan.

Sedangkan Kapolsek Waigete IPTU Siprianus Raja kepada Humas Polres Sikka mengatakan bahwa, penemuan tulang tengkorak manusia di pinggir pantai Moko tersebut diduga akibat pengikisan oleh gelombang laut, sebab lokasi kuburan massal para korban G 30 S PKI tersebut persis berada di pinggir pantai. Dan tidak menutup kemungkinan, masih terdapat banyak lagi tulang tengkorak manusia di lokasi tersebut yang berada di dalam tanah.

[Humas Polres Sikka]

 

Related Posts