Turut Berduka Cita, Kapolres Gowa Berdoa di Samping Jenazah Raja Gowa YM Andi Maddusila

Tribratanews.com- Pasca apel pagi Sat Lantas dan Sat Sabhara Polres Gowa di Balla Lompoa, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga kembali menyempatkan diri melayat jenazah almarhum YM Andi Maddusila pada Senin (11/06/2018) pukul 06.45 Wita. Disamping jenazah, Kapolres Gowa berdoa dengan khusuk dan melihat dengan seksama wajah jenazah.

“Sebagai Kapolres dan pribadi, saya sungguh berduka. Akhir Mei lalu saya sempat berkunjung dan berdiskusi dengan almarhum. Saya percaya almarhum sudah berada di surga, dan berdoa semoga keluarga diberikan kesabaran dan penghiburan,” kata AKBP Shinto Silitonga.

Tampak di dalam Balla Lompoa, para pelayat yang dominan adalah keluarga sudah berdatangan.

YM Andi Maddusila adalah Raja Gowa ke-37 I Maddusila Daeng Manyonri Karaeng Katangka  Sultan Alauddin II.

Ia menghembuskan nafas terakhir di RS Bahagia Makassar. Berita duka ini dikabarkan Keluarga besar kerjaan Gowa, Sulawesi Selatan.

“Ass.wr.wb. Innalillahi wainna ilaihi rojiun .Telah berpulang kerahmatullah YM Drs. Andi Maddusila A.Idjo Dg. Manyonri Krg.Katangka Siltam Alaudfin 2 Raja Gowa ke 37. Berita duka ini disampaikan seluruh Dewan Adat Kerajaan Gowa.

Andi Maddusila Andi Idjo lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 9 Juli 1950 (umur 64 tahun).

Beliau biasa di panggil Patta Nyonri adalah seorang anak pertama dari keturunan Raja Gowa ke 36 (Andi Idjo Daeng Mattawang Karaeng Lalolang Sultan Muhammad Abdul Kadir Aidudin).

Andi Maddusila dinobatkan sebagai Raja Gowa oleh Sekretaris Jenderal Forum Keraton se Nusantara, Gunarso G. Kusumodiningrat pada Senin, 17 Januari 2011 sekitar pukul 15.00 Wita bertempat di Perumahan Megasari Jalan Jipang Raya, Makassar dan disaksikan sekitar 300 orang dan dihadiri keturunan raja-raja dari berbagai daerah.

Di antaranya Bate Salapang Takalar, Tallo, serta Bate Salapang Gowa seperti Tombolo, Lakiung, Parang-parang, dan Akangje’ne.

Maddusila resmi sebagai Raja Gowa ke-37 dengan gelar Andi Maddusila Patta Nyonri Karaeng Katangka bergelar Sultan Alauddin II.

(Tribratanews.com/ Humas Polres Gowa)

Related Posts