Tipu Miliaran Rupiah, Kombes Gadungan Diciduk Polres Metro Tangerang Kota

Tribratanews.com- Tim Elang Cisadane Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap IN terduga pelaku penipuan di wilayah Grendeng, Karawaci Kota Tangerang, Senin (21-08-2017).

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan, SIK,M H mengatakan, penangkapan terhadap tersangka bermula dari informasi masyarakat Senin (21-08-2017) yang mengatakan ada orang yang mengaku Polisi berpangkat Kombes Pol membuat keributan di belakang Sekolah Darma Putra, Grendeng Karawaci Kota Tangerang.

Kemudian Tim Elang Cisadane yang baru dikukuhkan kurang lebih dua bulan segera bergegas menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, ternyata betul di lokasi diketahui ada lima orang sedang cekcok mulut dengan seseorang yang mengaku sebagai polisi berpangkat Kombes.

 

Oleh Ketua Tim Elang Cisadane Bripka Deni Hermawan ditanya perihal keributan yang terjadi, dan salah satu korban bernama Arles Ambarita mengaku telah ditipu oleh IN (polisi gadungan).

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Tim Elang Cisadane mengamankan terduga “IN” ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk dilakukan pemeriksaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengecekan, ternyata pelaku telah dilaporkan oleh para korbannya di Wilayah Hukum Polda Sumatra Utara.

Selain mengaku sebagai Polisi gadungan berpangkat Kombes tersangka juga mengaku bisa membantu untuk menjadikan Taruna Akpol dan Brigadir Polisi.

Kepada korban-korbannya pelaku meminta sejumlah uang, untuk menjadi Taruna Akpol Ridwan Ambarita dimintai Rp 750 juta Sihombing Rp 250 jt, (untuk jadi Brigadir), Mare Mare Rp. 250 jt (untuk jadi Brigadir), Marga Ujung Rp. 175 jt (menjadi Brigadir) Rumapea Rp 200 jt (menjadi Brigadir) dan Butar Butar Rp. 175 jt (menjadi Brigadir).

“Jadi total pelaku sudah meraup untung dari aksi penipuan sebanyak Rp 2 Miliar lebih,” tutur Kombes Pol Harry Kurniawan di Mapolres Kamis (24-08-2017).

Kombes Pol Harry Kurniawan menjelaskan, aksk penipuan tersangka mulai terbongkar saat janji untuk memasukan para korban tidak terlaksana. Bahkan hingga waktu yang dijanjikan tidak satupun yang lulus seleksi, baik yan dijanjikan masuk Taruna Akpol maupun Brigadir Polisi.

Bukan hanya itu pelaku juga telah dilaporkan oleh Indah Suryani dengan bukti LP (LP/B/899/X/2016/PMJ/RES TNG KOTA, tanggal 18 Oktober 2016) yang merasa ditipu oleh IN.

Untuk korban Indah awalnya mereka berdua dengan tersangka berpacaran, dan kepada pacarnya IN berjanji akan membeli mobil, tersangka meminta KTP dan KK serta sejumlah uang sebesar kurang lebih Rp 11 jt, yang dibayar dua kali, dengan alasan untuk mengganti Jok Mobil, yang pertama diberikan oleh korban Cash Rp. 6,5 jt kemudian yang kedua Rp. 4,9 jt dengan menggunakan Credit Card korban.

Bukan hanya menipu, pelaku IN juga menurut pengakuan korban sempat menganiaya dirinya di Ruko Banjar Wijaya Blok B-2 No 17 Cipondoh Tangerang pada tahun 2016 lalu, karena korban minta putus dari IN, namun pelaku tidak mau dan menganiaya korban.

Kini pelaku meringkuk di tahanan Polres Metro Tangerang Kota untuk menunggu proses lebih lanjut, karena selain tindak pidana yang IN lakukan di Wilayah Hukum Polres Metro Tangerang Kota juga di Wilayah Hukum Polda Sumatra Utara.

[Tribratanews.com/ AKP Afendy Humas Polres Metro Tangerang Kota]

Related Posts