Tim Buser Sat Reskrim Polresta Kediri Bongkar Jaringan Penjual Bayi Online

Tribratanews.com – Tim Buser Sat Reskrim Polresta Kediri berhasil mengungkap jaringan penjaul beli bayi di grup Facebook.

Tidak hanya itu polisi juga berhasil mengamankan seroang wanita berinisial IR (20) warga Desa Wonosari, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, yang menjual bayinnya yang baru lahir dengan harga Rp 11 juta.

Polisi juga mengamankan NS (28) warga Dusun Dadapan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, yang bertindak sebagai perantara jual-beli bayi dengan modus adopsi anak di media sosial facebook dan membuat grup dengan judul ‘Adopsi Bayi Sehat’.

Dalam penelusuran yang dilakukan Sat Reskrim, bayi laki-laki anak IR ini dijual kepada Sunarsih, warga Kediri sesaat setelah proses persalinan di rumah sakit di wilayah Barat Sungai Brantas.

Dari transaksi jual-beli senilai Rp 11 juta, IR menerima Rp 5 juta, sedangkan NS, mendapat lebih besar Rp 6 juta. Intan mengaku tega menjual bayinya karena butuh uang untuk biaya ke Kalimantan, bekerja di perusahaan kelapa sawit.

Menurut Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, terbongkarnya kasus penjual bayi ini bermula dari laporan salah satu keluarga korban yang curiga melihat IR pulang dari persalinan justru tidak membawa anak.

“Dari laporan ini akhirnya kita berhasil mengamankan pelaku,” jelas AKBP Anthon Haryadi, Selasa (17/10/2017).

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 83UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman tiga hingga 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 300 juta. Selain itu polisi juga akan mendalami kasus ini untuk membongkar keterlibatan pelaku lain. (res|an)

 

 

[Tribratanews.com/ Humas Polresta Kediri – Polda Jatim]

Related Posts