Tersangka Kasus Pembunuhan Ini Pura-pura Tidur saat Ditangkap Polisi

Tribratanews.com – Pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam hingga tewas terhadap korban Aslan Syah alias Aslan (18 tahun), yang ditikam di Jalan Pongtiku Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (02-10-2017), tertangkap.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, pelaku penganiayaan tersebut adalah dua orang pria bernama Muhammad Irwan alias Iwan (18) yang berperan sebagai joki, serta satu orang rekannya bernama Syahrul (22) yang berperan sebagai eksekutor (pelaku utama).

“Motifnya, pelaku adalah jambret yang melintas di lokasi dan melihat korban sedang bermain HP. Sontak pelaku langsung berhenti dan mengacungkan senjata tajam jenis badik ke arah korban. Korban yang tidak sempat menghindar akhirnya ditusuk menggunakan badik pada bagian lambung,” ungkap Dicky.

Setelah itu, lanjut Dicky, korban langsung berlari dan terjatuh hingga ditolong oleh warga setempat dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat. Namun karena luka yang dialami korban cukup serius, akhirnya korban dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Makassar.

“Nyawa korban tidak bisa diselamatkan, di RS Wahidin korban meninggal dunia,” kata Dicky.

Polisi yang menerima laporan terkait dengan peristiwa pembunuhan itu langsung melakukan penyelidikan sembari mengejar para tersangka. Alhasil, kata Dicky Sondani, tepat pada Selasa (03/10/2017) sekitar pukul 05.30 Wita, tim gabungan Resmob Polda Sulsel, Resmob Polrestabes Makassar, dan Resmob Polsek Tallo Makassar, yang dipimpin oleh Kanit Jatanras Polrestabes Makassar Ivan Wahyudi, berhasil menciduk kedua tersangka di dua tempat berbeda.

“Tersangka Muhammad Irwan alias Iwan ditangkap di Kompleks Bumi Sari Indah Blok A S No 06 Gowa, sedangkan tersangka Syahrul ditangkap di Jalan Tinumbu Lorong 148 Makassar. Saat ditangkap tersangka berpura-pura tidur,” terang Dicky.

Selain tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Fino berwarna merah, helm, jaket tersangka, dan kalung besi yang digunakan tersangka saat beraksi.

“Senjata tajam yang digunakan tersangka saat beraksi belum ditemukan, masih dalam pencarian,” ungkap Dicky Sondani. (Heri Siswanto)

[Tribratanews.com]

Related Posts