TAP dan TPN, Tim Khusus Polrestro Jakpus Semakin Garang Usai Pelatihan Beladiri

Tribratanews.com- Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario Seto SIK memimpin apel penutupan pelatiahan beladiri untuk Team Alpha Pus ( TAP) dan Team Pemburu Narkoba (TPN) di lapangan archici, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (05-10-2017).

Polres Metro Jakarta Pusat membentuk Tim Alpha Pus (TAP) dan Tim Pemburu Narkoba (TPN) sejak lama, dengan tujuan untuk mengatasi tindak kejahatan di jalanan sejak Maret lalu.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto bercerita latar belakang terbentuknya tim terbaik ini.

“Ya kalau nama itu kan tidak harus ABC, yang penting dia memiliki makna,” kata Kombes Pol Suyudi beberapa waktu lalu.

“Maknanya adalah Tim Alpha ini kan tim A, A itu kan huruf pertama, jadi kita harus yang pertama, harus yang terbaik, Pus itu ya dari kata pusat, Tim Alpha tim yang terbaik di Jakarta pusat, artinya itu,” lanjut Kombes Suyudi.

Kombes Suyudi mengatakan, pembentukan tim ini dilatarbelakangi oleh potensi gangguan kamtibmas yang cukup tinggi di Jakarta Pusat. Hal ini dikarenakan kejahatan konvensional seperti pencurian dengan kekerasan (curas), maupun pencurian motor (curanmor) kerap terjadi.

“Kemudian juga kejahatan-kejahatan jalanan, kemudian tawuran, balapan liar, termasuk juga minuman keras dan narkoba, ini yang menginspirasi saya sebagai Kapolres membentuk tim ini, sebenarnya sebelum tim lainnya segala macam dibentuk, kita sudah ada duluan,” ujar Kombes Suyudi.

TAP juga disiapkan sebagai penjaga dan penindak dalam penegakan hukum guna mengantisipasi kejahatan yang terjadi. Selain itu, TAP melakukan kegiatan patroli terutama pada waktu saat-saat yang dianggap rawan.

“Terutama pada saat-saat yang kita anggap rawan malam Minggu, malam Sabtu, itu kan hari panjang buat anak-anak muda, nah itu kita turunkan, dengan motor, dengan mobil kita, dengan senjata, dengan pakaian taktikal, yang sudah kita siapkan,” ucapnya.

Kombes Suyudi berharap TAP mampu memberikan shock therapy bagi masyarakat agar merasa nyaman dan aman. Dia mengatakan agar masyarakat tahu bahwa polisi tidak pernah main-main dalam penegakan hukum.

 

[Tribratanews.com]

Related Posts