Tangkap 6 Pelaku Narkoba, Polisi Sita Botol Berisi Cairan Mengandung Narkotika dan Ribuan Butir Obat Keras

Tribratanews.com – Sat Resnarkoba Polres Bantul, Daerah Istime Yogyakarta, berhasil menangkap seorang pengedar Narkoba berinisial ARH alias Taplak (26) di Bantul.

Taplak ditangkap pada Minggu (23-07-2017) lalu. Setelah menangkap Taplak, petugas berhasil menangkap lima tersangka lainnya antara lain AR alias Aan (35), MN alias Gapung (29), MJ (21), AS (26) dan MH alias Ponyol (25). Diduga, kelimanya merupakan pelanggan atau ada kaitannya dengan Taplak.

“Setelah kami menangkap ARH, dari hasil pengembangan di lapangan, petugas berhasil menangkap lima orang lainnya yang mempunyai kaitan dengan ARH. Jadi total ada enam tersangka yang diamankan,” kata Kapolres Bantul AKBP Imam Kabut Sariadi SIK, MM didampingi Kasat Resnarkoba AKP Eka Sibarani SIK dan Kasubbag Humas AKP Leonisya Sagita SIK saat release, Jumat (28-07-2017).

Kapolres mengatakan, khusus dari tersangka ARH alias Taplak, petugas berhasil menyita barang bukti narkotika berupa 1 bungkus plastik warna putih bertuliskan “Ganesha” yang diduga berisi narkotika jenis tembakau Gorila dengan berat 1,76 gram dan 1 buah botol kaca merk Marjan dengan stiker bertuliskan Rendys Cemical yang diduga cairan mengandung narkotika.

Selain itu, dari tangan ARH petugas juga menyita barang bukti Psikotropika berupa 73 butir Riklona 2 Clonazepam 2mg, 40 butir Alprazolam 1, 4 Esilgan Estazolam 2mg. Termasuk menyita obat-obatan yang masuk dalam Daftar G yaitu 3 botol warna putih bertuliskan Trihexypinidyl 2mg masih disegel masing-masing botol berisi 1000 butir, 2015 obat warna putih berlambang huruf “Y” dan 90 butir obat warna kuning bertuliskan “NF”.

“Barang-barang tersebut berhasil disita saat petugas menggeledah rumah ARH di Dusun Gandekan Guwosari Pajangan,” ujar AKBP Imam Kabut Sariadi SIK, MM.

Di hadapan petugas, ARH mengaku mendapatkan obat-obatkan tersebut dari seseorang di Jakarta dengan cara memesan melalui media sosial dan uangnya dikirim dengan ditransfer melalui bank. Kemudian barang dikirim melalui jasa ekspedisi.

“Kami juga berhasil menyita bukti bukti berupa slip transfer yang nilai totalnya mencapai Rp22,8 juta dan sejumlah uang tunai hasil transaksi,” ungkap Kapolres.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 dan Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Permenkes nomor 2 tahun 2007 dan pasal 62 UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dan Pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Keenam tersangka saat ini sudah kami tahan untuk proses hukum selanjutnya,” pungkas Kapolres Bantul AKBP Imam Kabut Sariadi SIK, MM.

[Tribratanews.com/Humas Polres Bantul]

Like
LikeLoveHahaWowSadAngry

Related Posts