Tak Kuat Dengan Penyakit Asam Urat yang Dideritanya, Nenek Asal Boyolangu Tulungagung Gantung Lehernya Sendiri

Tribratanews.com – Karena tak kuat menahan sakit asam urat yang dideritnya, Seorang nenek bernama Supanti (64), warga Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, lebih memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Sabtu (29-07-2017).

Peristiwa tersebut ditemukan pertama kali oleh sang menantu yaitu Marlina (38). Saat itu saksi hendak menjenguk mertuanya tersebut, namun betapa kaget ia setelah masuk rumah dan menuju dapur, menemukan Supanti dengan posisi duduk di lantai dan tali warna biru mencekik lehernya.

Kapolsek Boyolangu AKP Puji Widodo menjelaskan, dari keterangan keluarga, Supanti mengalami penyakit asam urat kurang lebih sudah dua tahun dan karena
penyakitnya, korban tidak bisa jalan. Pihaknya bersama tim medis melakukan pemeriksaan dan memang tidak ditemukan adanya bekas tindakan kekerasan pada tubuh Supanti.

Selanjutnya polisi melakukan olah TKP. Namun, atas permintaan keluarga, tidak dilakukan visum dalam. Barang bukti berupa tampar 1 meter diamankan. Di depan polisi, keluarga Supanti membuat surat pernyataan bahwa korban segera dimakamkan.

 

 

[Tribratanews.com / Humas Polres Tulungagung – Polda Jatim]

Related Posts