Sindikat Pelaku Curanmor Dibongkar Polres Kukar, Pelaku dan Penadah Digulung Petugas

 

Tribratanews.com – Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar SIK MSI didampingi Wakapolres Kompol Andre Anas S.IK , dan Kasat Reskrim AKP Damus Asa SH, S.IK, menggelar confrensi pres terkait keberhasilan Polres Kukar dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Senin (12-03-2018).

Kapolres Kukar mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan guna memberi informasi baik kepada masyarakat maupun kepada para awak media bahwa Satuan Reskrim baru saja mengungkap kasus Sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor ( Curanmor ) di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara dalam skala besar.

“Kami berhasil mengamankan 4 tersangka dalam perkara tersebut, baik sebagai Pelaku curanmor, sebagai penadah, maupun perantara sepeda motor hasil curian kepada Penadah. Mereka adalah RA (38), HN (24), dan B (Masuk dalam Daftar Pencarian Orang) yang berperan sebagai eksekutor, sedangkan JN (35) berperan sebagai penadah, dan FR(24) berperan sebagai perantara penjualan sepeda motor hasil curian ke penadah ,” terang Kapolres Kukar.

Lanjut Kapolres, adapun barang bukti yang berhasil diamankan anggotanya, selain 20 unit sepeda motor berbagai merk dan jenis dari TKP berbeda-beda, juga turut disita 70 tabung gas Elpiji 3kg yang juga hasil curian para tersangka.

“Modus operandi yang dilakukan oleh tersangka dengan cara survei terlebih dahulu sepeda motor yang akan dicuri, apakah saat itu kendaraan dikunci stang atau kunci kontak masih nempel, bila dalam keadaan terkunci stang, maka pelaku akan menggunakan kunci “T” dan saat itulah para pelaku berbagi peran sebagai pengambil kendaraan dan juga yang mengawasi keadaan sekitarnya ,”papar Kapolres.

Kapolres menambahkan, sepeda motor yang berhasil dicuri, di jual pelaku ke beberapa wilayah dan salah satunya kewilayah Desa Tanjung Kec. Sebulu dengan harga antara Rp. 1,2 juta s/d Rp.2,3 juta dan hasil penjualannya tersebut di bagi kepada masing-masing yang ikut mengambil sepeda motor tersebut.

Kelompok tersangka RA dan kawan-kawan merupakan jaringan tersangka pemain lama, namun keberadaannya selalu berpindah-pindah tempat dan merupakan kelompok jaringan curanmor yang terorganisir bahkan dari pengembangan unit Reskrim Polres Kukar. “Selain beroprasi di wilayah hukum Kukar, tersangka juga melancarkan operasinya di wilayah Kodya Samarinda dan Balikpapan,” jelas Kapolres.

Kelompok ini juga mempunyai penadah yang tergolong rapi karena diduga masih banyak sepeda motor hasil curiannya di jual ke wilayah pedesaan, dan dengan perkara ini para tersangka akan dikenakan pasal berlapis yakni pasal Pasal 363 KUHP Jo Pasal 55 KUHP, dan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 5 (lima) tahun.

(humas polres kukar)

Related Posts