Sepucuk Surat untuk Korban Ungkap Pencabulan Anak di Bawah Umur di Sumba Timur

Tribratanews.com – Penyidik Polsek Kahaungu Eti Resor Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, menyerahkan HRA alias ANN (60) karena terbukti melakukan kasus persetubuhan anak di bawah umur ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Waingapu, Jumat (19-09-2017) siang.

Kapolsek Kahaungu Eti Ipda I Ketut Sudina mengatakan tahap II setelah adanya surat penetapan dari Kejaksaan Negeri Waingapu yang menyatakan berkas tersangka sudah dinyatakan lengkap atau P-21.

Ia menambahkan, dengan dilakukan tahap II maka proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh penyidik sudah selesai.

“Sudah selesai proses penyidikannnya. Nanti kewenangan Jaksa untuk melanjutkan ke pengadilan,” kata Ipda I Ketut Sudina

HRA alias ANN (60) diamanankan oleh penyidik Polsek Kahaungu Eti tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur, tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur terjadi dalam rentang waktu bulan Agustus 2016 hingga bulan Maret 2017.

“Peristiwa tersebut terungkap tanggal 24 Maret 2017 oleh orangtua korban dari surat yang dikirimkan tersangka kepada korban sehingga korban dipanggil oleh kepala desa dan diamankan oleh aparat Polsek Kahaungu Eti,” jelas Ipda I Ketut Sudina.

[Humas Polres Sumba Timur]

Related Posts