Seorang Petani Ditemukan Gantung Diri, Catatan di Sakunya Mengatakan Ia Stress karena Sang Ibu Sering Ikut Campur Urusan Keluarganya

Tribratanews.com – Sesosok mayat ditemukan tergantung pada seutas tali nilon berwarna biru (nomor 8), di atas pohon pala, di Kampung Pahiama Lindongan 1 Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, Sabtu (12-08-2017) pukul 07.05 Wita.

Korban teridentifikasi bernama Raymond Patuo (23 tahun), seorang petani warga Kampung Pahiama, ditemukan sekitar 10 meter dari rumah Keluarga Elvis Mangoto pertama kali oleh saksi Stenly Limpong (25), warga yang sama.

Menurut saksi, sekitar pukul 06.30 WITA, ketika bangun dari tidur dan membuka pintu belakang, dirinya langsung melihat korban sudah tergantung di atas pohon pala.

Selanjutnya saksi memberitahukan kepada kakak korban, perempuan Wisyelin Patuo (35) dan bersama melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Taguladang, Polres Sangihe, Polda Sulut.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Tagulandang AKP Luther Tadung, bersama anggota dan tim medis dari RSUD Tagulandang, menuju TKP untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.

“Korban diketemukan sudah dalam keadaan meninggal dengan ikatan tali nilon di cabang pohon pala dan di leher dengan simpul hidup,” ujar Kapolsek.

Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Hasil olah TKP, di dalam saku celana korban ditemukan selembar surat catatan korban yang intinya merasa stress dengan tindakan ibunya yang mencampuri rumah tangga korban.

“Motif sementara yaitu korban mengalami stress akibat masalah keluarga sehingga korban kembali ke orangtuanya meninggalkan istrinya di Kampung Hasi,” tandas Kapolsek.

[Tribratanews.com/Humas Polda Sulut]

Related Posts