Seorang Lelaki Mengamuk Karena Tak Diberi Pinjaman Sepeda Motor

Tribratanews.com – Seorang lelaki, FN (34), warga Kecamatan Sitimsel Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, nekat mengamuk dengan menggunakan senjata tajam jenis parang, Minggu (20-08-2017) sekira pukul 14.30 WITA. Pasalnya, dirinya mengamuk gara-gara tidak diberikan pinjaman motor.

Amukan FN akhirnya membuat satu orang atas nama Meinhard Kenang (28), warga yang sama, terkena sabetan sajam yang diarahkan oleh tersangka FN.

Sebagaimana dijelaskan saksi Ridel Kenang (55), warga Kampung Balirangen, hari itu sekira pukul 14.00, saksi sedang duduk bersama istri Ribka Ndahiu (52) di depan rumah, tiba- tiba datanglah tersangka FN menanyakan kunci sepeda motor merek Suzuki Shogun warna biru nomor polisi DL 2159 C milik dari Pemerintah Kampung Balirangen untuk dipinjam.

Saksi tidak memberikan kunci motor dengan alasan bahwa tersangka sudah dalam keadaan mabuk dan belum meminta izin dari Kapitalau Kampung Balirangen.

Tidak terima dengan perkataan saksi, tiba- tiba tersangka keluar menuju rumahnya yang berada di samping rumah saksi dan kembali dengan membawa sajam berupa anak panah ikan (jubi) yang langsung mengancam untuk membunuh saksi sambil berteriak membuat keributan.

Anak panah ikan tersebut dapat dirampas oleh saksi dan diamankan. Mendengar keributan terjadi, anak saksi yakni lelaki Meinhard Kenang terbangun dari tidur dan langsung menegur tersangka.

Tidak terima teguran tersebut, tersangka balik kembali menuju rumahnya mengambil sebilah parang dan langsung mengayunkan parang tersebut kepada Meinhard Kenang, yang saat itu juga memegang sepotong kayu.

Terjadilah duel antara keduanya yang mengakibatkan korban mengalami luka robek akibat sabetan parang yang mengena lengan kanan.

Saksi selanjutnya mengamankan tersangka agar tidak dianiaya oleh warga. Sedangkan korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Lapangan Sawang untuk perawatan medis, sedangkan pelaku juga dibawa oleh Kepala Lindongan II Kampung Balirangen ke Rumah Sakit Umum Lapangan Sawang untuk perawatan medis karena mengalami luka aniaya dari warga yang mengamuk.

Usai kejadian, Kapolsek Siau Timur Iptu Tedip H Malamtiga bersama Danramil 1301-02 Siau Letda Inf Josman Mamantung, anggota Bhabinkamtibmas, Babinsa Kampung Balirangen, Kapitalau Kampung Balirangen Erwin Bantung bersama keluarga korban dan tersangka selanjutnya melakukan pertemuan di Kantor Kampung.

“Usai perawatan, tersangka langsung kami amankan. Serahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak Kepolisian, dan kita secara bersama tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” singkat Kapolsek. (Nuryani)

[Tribratanews.com/Humas Polda Sulut]

Related Posts