Satreskrim Polresta Palembang Tangkap 4 Pelaku Pemerkosa dan Pemeras yang Mengaku Anggota Polisi

 


Tribratanews.com – Sat Reskrim Polresta Palembang, Sumatera Selatan, berasil menangkap IV (30) warga perumahan OPI jalan Markisa Raya, AR (30), RA (17), warga Macan Kumbang 9, dan AB (17), terduga pelaku pemerkosa dan pemeras wanita berinisial ND, dengan modus mengatasnamakan anggota Polisi, pada Minggu (27-08-2017).

Dua dari empat tersangka yaitu RA dan AB masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di kota Palembang. Tiga tersangka AR, RA dan AB ditangkap di Hotel Raden KM 11 Palembang, pada Sabtu dinihari 26/8/2017 sekira pukul 01.30 dan tersangka IV ditangkap pada Sabtu siang 26/8/2017 sekira pukul 13.00 wib.

Kasat Reskrim, Kompol Yon Edi Winara, menuturkan, pada selasa 22/8/2017 sekira pukul 14.00 wib, tersangka AR menghubungi ND korban untuk mengajak check in di hotel kawasan M Isa Palembang. Pada pukul 22.00 wib. Korban yang tak menyadari niat AR mendatangi Hotel tersebut, di dalam kamar Hotel sudah menunggu tersangka lainnya yakni RA dan AB. Melihat korban berhasil diajak masuk, lalu keduanya keluar dari kamar mandi dan menodong korban dengan pisau.

Sedangkan tersangka AR merangkul korban sambil menodongkan korek api berbentuk pistol sambil mengancam korban agar tidak berteriak dengan kondisi tangan terikat tali nilon. Kemudian tersangka AR menelpon temannya tersangka IV yang dianggap seolah-olah sebagai komandan mereka untuk datang ke kamar hotel. Ia membeberkan, setelah Ivan datang, lalu ia memperkosa korban dan tersangka lainnya yang mengaku sebagai anggota polisi, meraba-raba tubuh korban, “jelas Kasat Reskrim.

Setelah selesai tersangka IV melampiaskan hawa nafsunya, korban lalu disekap di dalam kamar mandi dan kembali diperkosa oleh tersangka RA. Jadi Ivan ini datang sebagai komandannya langsung memperkosa korban. Dilanjutkan tersangka lainnya yang berbuat cabul terhadap korban, jelasnya.

Puas menyetubuhi korban, kemudian tersangka AR mengambil HP, dompet milik korban yang berisikan ATM dan uang serta surat penting milik korban. Sebelum dilepaskan tersangka kemudian meminta uang Rp 5 juta dan memaksa korban untuk menghubungi temannya agar mentransfer uang tersebut ke ATM milik korban yang sudah dikuasai oleh tersangka. Setelah mendapat uang tersebut korban ditinggalkan oleh para tersangka.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 Unit HP, 9 Sajam jenis bayonet, 1 buah korek api berbentuk pistol warna silver, tali nilon untuk mengikat korban, Kartu ATM dan dompet. Atas ulahnya pelaku dikenakan pasal 365 KUHP tentang perampokan dan Pasal 285 KUHPidana tentang Pemerkosaan.

 

[Humas polresta Palembang-Polda Sumsel]

Related Posts