Satgas Gabungan Polsek Ungkap Peredaran Uang Rupiah Palsu di Pati

Tribratanews.com – Tim Satgas Polsek Gabungan yaitu gabungan Eks Kawedanan Kayen (Sukolilo, Kayen, Gabus, Tambakromo) Resor Pati, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus peredaran uang rupiah palsu di Kabupaten Pati, dengan tersangka sementara dua orang, Rabu (11-10-2017).

“Penangkapan dilakukan Rabu siang sekira pukul 14.00 WIB di Pos Ojek Gebang turut Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, lalu dilakukan penggeledahan di rumah tersangka,” kata kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Sukolilo Iptu Supriyono.

Ia menuturkan setelah mendapat laporan, penangkapan dilakukan terhadap kedua tersangka yaitu berinisial SB (59), warga Desa Maitan, Kecamatan Tambakromo, Pati dan KJ (55) warga Dukuh Ngablak, Desa Padakan, Kecamatan Japah, Blora.

Iptu Supriyono menyampaikan awal terungkapnya kasus uang palsu di Sukolilo itu berdasarkan laporan korban Bambang Kusman (55), saat datang di rumah tersangka KJ (55) yang berprofesi sebagai tukang pijat dan setelah membayar diberi uang kembalian lembaran Rp50 Ribu.

“Setelah dibelanjakan, ternyata uang tersebut tidak laku. Karena dirugikan kemudian Bambang Kusman melaporkan kepada Aiptu Windartono yaitu Kanit Reskrim Sukolilo,” tuturnya.

Dari hasil penangkapan, ditemukan uang palsu sebanyak 50 lembar pecahan Rp100 ribu, kemudian 1 lembar pecahan Rp50 ribu. Selanjutnya barang bukti diamankan di Polsek Sukolilo.

“Para tersangka dan barang bukti saat ini diamankan di Polsek Sukolilo, akan terus mengembangkan penyelidikan perkara ini untuk mencari kemungkinan ada sindikat tersangka lainnya,” ujarnya.

 

[Tribratanews.com/Humas Polres Pati]

Related Posts