Sat Sabhara Polres Blora dab BPBD Gelar Latihan SAR Gabungan

Tribratanews.com- Anggota Sat Sabhara Polres Blora bersama Tim SAR BPBD Kabupaten Blora melakukan latihan gabungan penanggulangan bencana, khususnya bencana banjir di objek wisata Waduk Tempuran, Senin (23-10-2017).

Kegiatan tersebut melibatkan 50 personil gabungan, terdiri dari 30 personil Sat Sabhara Polres Blora dan 20 personil dari tim SAR BPBD Blora dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara AKP Siswanto S.Sos.

Sebelum melaksanakan latihan gabungan, terlebih dahulu pembukaan pelatihan persiapan di Aula Arryaguna Mapolres Blora yang dipimpin oleh Kapolres Blora AKBP Saptono SIK, MH, didampingi Wakapolres Kompol Indriyanto.

AKBP Saptono dalam sambutannya mengatakan, pelatihan dilakukan untuk mengasah kemampuan anggota Sabhara dalam materi Search And Rescue (SAR) agar dapat secara profesional menangani bencana alam. Hal ini merupakan salah satu bentuk pelayanan terhadap masyarakat.

“Sat Sabhara, selain menciptakan situasi aman dan kondusif, juga harus siap siaga profesional dalam menanggulangi semua bencana jika sewaktu-waktu terjadi bencana diseluruh wilayah Kabupaten Blora,” ujarnya.

Menurut Kapolres, Kabupaten Blora merupakan daerah yang rawan akan bencana, baik banjir, tanah longsor, kebakaran dan bencana lainnya. Dengan adanya pelatihan gabungan ini, diharapkan Polisi dapat memberikan peranannya dalam membantu tim SAR BPBD.

“Jangan sampai anggota kita jadi korban dalam upaya penanggulangan bencana alam karena kurangnya materi pelatihan SAR,” jelasnya.

Dalam kegiatan latihan gabungan, didukung dengan sarana dan prasarana yaitu 2 unit mobil double cabin, 3 unit rubber boat (perahu karet), 2 unit mobil SAR dari BPBD dan 2 unit kendaraan Kawasaki KLX dari Unit Reaksi Cepat (URC).

Sebelum kegiatan, diawali dengan penyampaian teori yang disampaikan oleh Kasat Sabhara AKP Siswanto dan Paur Lat Polres Blora Ipda Warsono. Kemudian dilanjutkan perwakilan dari tim SAR BPBD Blora.

Selanjutnya personil gabungan Sat Sabhara Polres Blora dan BPBD Blora langsung melakukan praktek cara berenang efisien dalam upaya mengevakuasi korban tenggelam. Tak hanya itu mereka juga diajari cara mengoperasikan prahu karet dengan menggunakan mesin dan dengan cara mendayung.

“Dalam latihan tersebut memperagakan bagaimana Tim SAR memberikan pertolngan bagi warga yang telenggelam dan terjebak dalam genangan air,” ujar AKP Siswanto.

Kasat Shabara berharap latihan gabungan yang baru pertama kali ini bisa berjalan konsisten minimal satu bulan sekali. Agar para personil ini terus mengasah kemampuannya dalam bidang SAR dan sebagai kerjasama sinergitas antar instansi.

Dikarenakan Kabupaten Blora memiliki dua sungai besar yakni sungai Bengawan Solo dan sungai Lusi yang notabennya dimusim penghujan debit air selalu bertambah serta sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana banjir.

“Diharapkan dengan adanya latihan ini anggota Polri terbiasa dan mampu melaksanakan tugas – tugas pertolongan dan penyelamatan korban tenggelam,” tutupnya.

[Tribratanews.com/Humas Polres Blora]

Related Posts