Sat Polair Polda Sumut Gagagalkan Penyeludupan Belasan Ton Bawang Merah Asal Malaysia

 

Tribratanews.com – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menyelamatkan pangan dan petani Indonesia, Polda Sumatera Utara (Sumut) selalu konsisten dalam memberantas upaya penyelundupan pangan ilegal di wilayah Sumut.

Kali ini Personil Sat Polair berhasil mengamankan 1 buah kapal KM Rizki GT 6 No 604/pHb/s7 yang memuat bawang kurang lebih 11 ton yang dibawa dari Malaysia menuju Tanjung Balai.

“Kapal tersebut diamankan di Kuala Sungai Pasir Kabupaten Asahan pada hari Minggu Tanggal 23 Juli 2017 pada pukul 11.45 WIB pada koordinat S 37″6’49.554″ E 50″38’54.2544″, ” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Rina Sari Ginting.

Kombes Rina melanjutkan, terungkapnya kasus tersebut, saat itu personil Sat Polair Polda Sumut melaksanakan patroli dengan menggunakan kapal patroli KP 1023. Saat melaksanakan patroli tersebut, petugas mencurigai kapal jaring ikan yang setelah dilakukan pengejaran kapal tersebut berusaha melarikan diri.

“Sayangnya Nakhoda kapal berhasil lompat dari kapal dan melarikan diri namun kapal beserta Anak Buah Kapal (ABK) dapat diamankan,” ujar Kombes Rina.

Mereka ABK kapal yang diamankan antara lain Musdar (23) dan Jamaluddin (43), keduanya warga Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso Kodya Tanjung Balai. Selain itu diamankan juga dua orang massa yang mencoba menghalang-halangi proses penangkapan.

“Petugas juga mengamankan dua orang pemuda atas nama Elbi Gusti dan Aidil Saputra karena berusaha menghalangi petugas dalam mengamankan tersangka dan barang bukti,” jelas Kombes Rina.

Dalam pengungkapan ini, petugas juga menyita dan mengamankan barang bukti antara lain 1 buah kapal Pukat jaring KM Riski, 1 buah bendera Malaysia, 1 buah GPS merk Garmin, bawang merah merk blery dari Malaysia kurang lebih 11 ton.

Saat ini kapal, ABK dan barang bukti kapal ditarik dan diamankan ke Sat Polair Polres Tanjung Balai guna pemeriksaan lebih lanjut.

[tribratanews.com/humas polda sumut]

Related Posts