Rp20 Ribu Antarakan Pria Asal Bubutan Suarabaya Mendekam di Penjara

Tribratanews.com – Demi uang Rp20 ribu, Vevri Sunjaya (32) warga Jalan Gundih, Kecamatan Bubutan, rela jadi kurir sabu.

Perbuatan Vevri, akhirnya mengundang aparat Reskrim Polsek Karangpilang untuk menangkapnya di Jalan Raya Dupak, dengan cara under cover buy (penyamaran).

Vevri selain imbalan uang ia juga dapat sabu gratis, baik dari pengedar maupun pembeli yang menjadi langganannya.

”Selain tersangka, kami juga menyita barang bukti satu paket sabu seberat 0,5 gram,” kata Kompol Eko Widodo, Kamis (24-08-2017) kemarin.

Proses penangkapan terhadap Vevri ini, berawal pelangganya bernama Feri (DPO), menghubunginya untuk memesan barang haram. Vevri pun dengan senang hati melayaninya. Vevri kemudian memesannya ke Nikan (DPO dan pengedar) seharga Rp300 ribu per paket.

Setelah barang di tangan, Vevri hendak mengantar pesanannya ke Feri. Tetapi sesampai di Jalan Dupak, dihadang polisi berpakaian preman yang lalu menangkapnya.

“Anggota sebelumnya sudah mengetahui track record tersangka (vevri) dan mengintai gerak-geriknya. Begitu mendapatkan informasi bahwa dia sedang transaksi, langsung membuntutinya dan menangkapnya di Jalan Raya Dupak,” tandasnya.

Kini petugas masih melakukan pengejaran terhadap Nikan dan Feri. Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 112 atau 114 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara. (jetlee)

 

 

(Tribratanews.com / Humas Polrestabes Surabaya – Polda Jatim)

Related Posts