Residivis Pelaku Curanmor Dipincangi Tim Aligator karena Melawan dan Berusaha Kabur saat Ditangkap

 

Tribratanews.com – Dua pelaku pencurian spesialis sepeda motor, yang selama ini meresahkan warga dan sudah belasan kali beraksi ditangkap Tim Aligator Satreskrim Polres Kutai Kartanegara.

Kedua pelaku bernama Sapi dan Doni ini terpaksa dipincangi petugas dengan menembak salah satu kaki kedua tersangka karena pelaku berusaha melawan dan melarikan diri saat ditangkap oleh petugas.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar yang didampingi Kepala Satuan (Kasat) Reskrim AKP Damus Asa mengatakan, kedua pelaku ini merupakan residivis dalam kasus yang sama, yang baru saja bebas dan kembali melakukan pencurian sepeda motor.

Tidak tanggung-tanggung dalam beberapa bulan terakhir, duet maling spesialis motor ini telah berhasil mencuri belasan sepeda motor milik orang lain.

“Pelaku melakukan aksinya susah belasan kali, pelaku menyasar sepeda motor yang diparkir,” ujar Kasat Reskrim AKP Damus Asa.

Tertangkapnya kedua pelaku ini bermula warga Kukar sering kehilangan motor kemudian mengadukannya ke Polres Kukar, dari laporan itu penyelidikan dilakukan, yang dipimpin Ipda Aksaruddin Adam. Sejumlah nama dicurigai sebagai pelaku kemudian diselidiki keberadaannya, termasuk si “duo maling motor” Sapi dan Doni.

“Dari penyelidikan dilakukan anggota kami, diduga kuat Sapi bersama Doni kembali melancarkan aksinya setelah bebas dari penjara. Jadi penyelidikan kemudian difokuskan terhadap kedua tersangka. Apalagi berdasarkan keterangan para saksi maupun korban yang motornya dicuri, dugaan memang menguat kepada 2 pria itu,” ujar Damus.

Penyelidikan dilakukan Tim Aligator Sat Reskrim Polres Kukar menuai titik terang, ketika mengetahui Sapi dan Doni ternyata tinggal di Jl Jakarta, Samarinda. Setelah lebih memastikan lagi posisi kedua tersebut, maka Kamis sore itu polisi langsung bergerak. Karena Sapi dan Doni berusaha kabur, mau tidak mau tindakan tegas terukur diambil petugas. Langkah Sapi maupun Doni terhenti seketika, saat betis kiri mereka ditembus peluru.

“Begitu dilumpuhkan, keduanya kemudian mengaku telah mencuri belasan sepeda motor milik warga Kukar, dalam kurun waktu beberapa bulan ini. Atas keterangan mereka pula, petugas kami menyita sebanyak 9 motor metik bermerk Yamaha Mio dan Xeon. Ditambah sebuah motor Honda Supra, Honda Revo dan Yamaha Jupiter. Semua kendaraan itu sudah diamankan sebagai barang bukti,” jelasnya lagi.

Tidak itu saja, begitu Sapi dan Doni dibekuk lalu terungkap bahwa motor curian mereka sering dijual kepada seorang penadah, bernama Junaidi (35) yang tinggal di Desa Ngadang Kecamatan Sebulu, Kukar. Karuan saja polisi langsung bergerak meringkus Junaidi. Mau tidak mau pria itu terpaksa ikut mendekam di tahanan Kantor Polres Kukar, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, bersama Sapi dan Doni.

“Kami terpaksa kembali mencuri motor, karena tidak memiliki pekerjaan tetap untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkapnya.

(humas polres kutai kartanegara)

Related Posts