Punya Senpi Ilegal, Pria Suci Dicokok Unit Reskrim Polsek Panti Jember

Tribratanews – Sudah ada larangan bahwa warga sipil tidak boleh memiliki senjata api (Senpi), tapi pria yang satu ini masih nekat juga. Dia adalah AD (35), warga
Dusun Glengseran, Desa Suci, Kecamatan Panti, Jember, ini akhirnya dicokok Unit Reskrim Polsek Panti, Polres Jember, di rumahnya, Selasa (25-07-2017).

Menurut Kanit Reskrim Polsek Panti, Aiptu Sugeng H, penangkapan karyawan Harian Lepas PDP Gunung Pasang tersebuttersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa tersangka mempuyai senja api tanpa dilengkapi surat ijin dan sebagainya.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti polisi dengan mengadakan penyelidikan. Setelah diyakini informasi itu betul, Polisi langsung bergerak, mengadakan
penagkapan terhadap tersangka.

Selain menciduk tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa 1 pucuk senpi laras panjang rakitan dan 14 butir amunisi. “Tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat (1), UU Darurat RI Nomor 12/1951, dan saat ini tersangka kami tahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tukasnya, Minggu, (23/7/2017).(ali/mbah)

 

[Tribratanews.com/ Humas Polres Jember – Polda Jatim]

Related Posts