Polsek Muara Jawa, Bersama TNI dan PNS serta Pelajar Deklarasi Anti Hoax

 

Tribratanews.com – Kampanye dan deklarasi memerangi hoax terus dilakukan Pores Kutai Kartanegara termasuk dijajaran Polsek, hari ini Polisi Sektor Muara Jawa melakukan deklarasi anti Hoax bersama TNI, Ulama, Tokoh masyarakat, unsur Muspika, dan pelajar di Kecamatan Muara Jawa.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kapolsek Muara Jawa AKP Triyanto, SIK mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melawan atau menyikapi adanya berita-berita hoax yang saat ini marak beredar di media sosial (Medsos) yang jelas tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

“Karena Hoax, potensi konflik sosial dan disintegritas bangsa kini terbuka lebar, karena menyusutnya nilai toleransi yang diakibatkan oleh adanya berita-berita Hoax tersebut,” katanya kepada wartawan, Senin 19 Maret 2018.

Kapolsek dan masyarakat Muara Jawa sepakat untuk menolak segala bentuk Hoax di Kabupaten Kukar dan negara Indonesia lewat gerakan anti Hoax ini.

Triyanto juga mengatakan, bagi para pelaku penyebar berita bohong atau Hoax dapat dikenakan sangsi Pidana sesuai dengan Undang-Undang yang diatur dalam UU ITE. Pelaku penyebar Hoax bisa terancam Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE.

“Dalam pasal itu disebutkan, setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar,” ujarnya.

Dia meminta masyarakat jika mendapat pesan berantai yang Hoax, agar tak sembarang menyebarkannya. “Laporkan saja kepada polisi,” ujarnya. dan Pesan Triyanto, hoax harus dilaporkan ke pihak berwajib karena sudah masuk delik hukum.

Dalam deklarasi tersubut Polsek Muara Jawa juga menyiapkan selembaran kain putih besar untuk ditandangani oleh masyarakat sebagai bukti bahwa masyarakat Muara Jawa menolak adanya hoax.

Related Posts