Polsek Maesa Gandeng BNN Kota Bitung Lakukan Rehabilitasi Bagi Penyalahguna Lem

Tribratanews.com – Maraknya penyalahgunaan lem jenis tertentu oleh kalangan remaja di bawah umur dan anak putus sekolah di Kota Bitung, Sulawesi Utara, mendapat perhatian serius dari Polsek Maesa dan BNN Kota Bitung. Dibuktikan dengan terjalinnya kerjasama untuk melakukan rehabilitasi terhadap para penyalahguna lem.

Kapolsek Maesa, Kompol M Kamidin mengatakan, langkah rehabilitasi ini diambil karena upaya mengembalikan para penyalahguna lem kepada para orangtua agar dibina, tidak membuahkan hasil yang signifikan.

“Tidak lama kemudian mereka kembali lagi menghirup lem tersebut. Sehingga kami berinisiatif melakukan rehabilitasi bersama BNN Kota Bitung,” ujar Kompol M Kamidin, Kamis (10-08-2017) pagi.

Kapolsek berharap, dengan adanya kerjasama ini dapat membawa perubahan positif terhadap para penyalahguna lem.

“Semoga dengan rehabilitasi ini, para remaja dan anak-anak yang putus sekolah bisa kembali ke lingkungan sosialnya serta dapat kembali bersekolah dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Seksi Rehabilitasi BNN Kota Bitung, Jein, menyambut baik kerjasama tersebut. Sebab, menurutnya, penyalahgunaan lem ini berpengaruh terhadap meningkatnya tindak kejahatan yang dilakukan oleh remaja dan anak-anak.

Untuk itu, Jein meminta kepada Polsek Maesa untuk segera menghubungi pihaknya jika menemukan penyalahguna lem.

“Jika ada laporan dari pihak Kepolisian, tim kami akan langsung turun untuk melakukan upaya rehabilitasi sesuai tingkatan akibat dari penyalahgunaan lem tersebut,” kata Jein.

Dijelaskannya juga, proses rehabilitasi akan dilakukan jika yang bersangkutan bersedia untuk direhabilitasi.

“Melalui kerjasama Polsek Maesa dan BNN Kota Bitung diharapkan menjadi solusi terbaik dalam pemecahan masalah penyalahgunaan lem,” ungkap Jein. (Chresto)

[Tribratanews.com/Humas Polda Sulut]

Related Posts