Polsek Loa Kulu Amankan Seorang ABG karena Mencuri Mesin Pompa Air

 

Tribratanews.com – Seorang karyawan perternakan ayam inisial ER (17) warga Dusun Lembonang Desa Jembayan Dalam, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), ditangkap anggota Polsek Loa Kulu karena mencuri mesin pompa air ditempat ia bekerja.

Er diringkus petugas Polsek Loa Kulu pada Jumat (9/3) siang, setelah dilaporkan oleh Syamsul (33), warga Kelurahan Mangkurawang Tenggarong, selaku pemilik kandang ayam yang terletak di RT 03 Desa Jembayan Dalam.

“Laki-laki ABG tersebut diamankan petugas kami setelah pelaku dilaporkan mencuri sebuah alkon di kandang ayam tempatnya selama ini bekerja,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Loa Kulu AKP Ade Harri Sistriawan.

Dari hasil pemeriksaan, aksi pencurian dilakukan Er tersebut bermula dari kedatangannya ke rumah Syamsul, selaku bos alias pemilik peternakan ayam. Jumat (9/3) pagi itu, Er minta izin kepada Syamsul untuk berhenti bekerja di peternakan ayam. Alasannya, Er takut dituduh mencuri ayam milik warga dekat tempatnya bekerja.

“Kepala bosnya, Er bilang takut dituduh mencuri ayam. Karena belakangan ini ada ayam warga setempat yang hilang. Lalu Syamsul bilang kepada Er, kamu jangan takut jika tidak bersalah. Sekarang saya antar ke rumah warga yang katanya kehilangan ayam tersebut,” jelas Kapolsek Ade Harri.

Begitu bertemu dengan warga dimaksud, ternyata terungkap fakta lain. Bukannya ayam hilang, malah diungkap jika Er kedapatan membawa sebuah alkon berwarna kuning dari kandang ayam milik Syamsul. SontakSyamsul kaget, kemudian menanyakan mesin air itu kepada Er.

“Er mengaku tidak tahu. Bahkan dia menyalahkan seorang pekerja lain di kandang ayam Syamsul tersebut. Karena tidak terima mesin air senilai Rp 3 juta itu raib, maka Syamsul lalu melaporkan kasus dugaan pencurian dilakukan Er itu ke petugas kami,” tambah Ade.

Begitu diperiksa polisi, Er akhirnya buka mulut. Dia mengaku telah mencuri mesin pompa air di kandang ayam tempatnya bekerja. Maka, mau tidak mau remaja pria itu harus mendekam dibui untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Saya menyesal,” ucap Er yang kini ditahan di Kantor Polsek Loa Kulu.

(humas polres kutai kartanegara)

Related Posts