Polsek Kutasari Purbalingga Datangi TKP Odong-Odong Masuk Parit

Tribratanews.com – Kendaraan odong-odong bermuatan sejumlah anak-anak dan ibunya terjun ke parit sedalam dua meter di tepi Jalan Raya Kutasari-Tobong, Desa Meri, Kecamatan Kutasari, Selasa (15-08-2017). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian, namun sejumlah penumpang mengalami luka.

Odong-odong itu dikemudikan Deka Pujiantoro (27) warga Desa Munjul, Kecamatan Kutasari. Kendaraan itu mengangkut 14 penumpang, mereka warga Desa Meri yang tengah menonton lomba agustusan.

Menurut Deka, odong-odong yang dikendarainya mengalami oleng saat melintas di lokasi tersebut. Setelah berusaha dikendalikan namun kendaraan bahkan berbelok dan akhirnya masuk ke parit.

Kapolsek Kutasari AKP Suswanto SH, mengatakan mendapati laporan kejadian pihaknya langsung mendatangi TKP, selanjutnya mengamankan TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Korban kejadian selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kutasari untuk mendapatkan perawatan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sejumlah penumpangnya mengalami luka memar dan lecet. Setelah mendapatkan perawatan, penumpang odong-odong sudah diperbolehkan pulang,” jelas Kapolsek.

Total ada 14 penumpang luka akibat kejadian. Mereka adalah warga RT 7, 8 dan 9 Desa Meri, Kecamatan Kutasari, Purbalingga. Adapun 14 korban luka yaitu Faiz bin Warkim, Yuli bin Arjun, Ilyas bin Imam, Tia binti Jumirah, Embun bin Rianto, Nesa bin Wigyo, Ikhsan binti Sipar, Agus bin Siwan, Viki bin Tarkin, Alin bin Trisno, Lifia bin Darsun serta Yoga dan Afid bin Dirun. Mereka anak-anak usia 5 – 10 tahun.

Kapolsek menambahkan odong-odong tersebut dibuat dari modifikasi sepeda motor Honda Supra bernomor polisi E-5308-KL. Motor roda dua diubah menjadi roda tiga dan ditambah gandengan untuk penumpang.

Kendaraan odong-odong seharusnya hanya boleh beroperasi di jalan khusus atau di objek wisata. Tidak diperbolehkan odong-odong menggunakan jalan umum karena berbahaya.

“Karenanya pengemudi masih kita mintai keterangan lebih lanjut di mapolsek. Sedangkan odong-odong masih di TKP menunggu alat untuk bisa dievakuasi,” pungkas Kapolsek.

 

[Tribratanews.com/Humas Polres Purbalingga]

Related Posts