Polsek Kemayoran Jakpus Ancam Pindakan Pelaku Tawuran Pelajar

Tribratanews.com- Polsek Kemayoran Polres Metro Jakarta Pusat menggelar program Polisi masuk ke sekolah dengan melakukan musyawarah antara pihak SMK Muhammadiyah dan SMK Taman Siswa di Aula Polsek Kemayoran Jakarta Pusat, Senin (02-10-2017).

Peserta yang hadir sebanyak 27 orang yang terdiri dari Guru dan Murid dari kedua belah pihak.

Pada kesempatan tersebut Kapolsek Kemayoran Kompol H Muhamad Rosid, SH, MM menyampaikan ini adalah peringatan terakhir bagi adik adik.

Apabila ada yang tertangkap karena tawuran dan menimbulkan korban maka akan di proses sesuai dengan hukum yang ada.

Sementara itu, Waka Polsek Kemayoran AKP Danu Mega Winanto SI.Kom, MH menyampaikan untuk pelaku tawuran akan di tindak sesuai dengan proses hukum.

Sedangkan Kanit Binmas Polsek Kemayoran Iptu Sugito mengharapkan peran serta Bapak, Ibu Guru beserta adik adik pelajar mengantisipasi tawuran.

Kita ciptakan kedamaian di kampung sendiri dan di Negara sendiri. Para siswa harus belajar dengan baik.

Setelah dilakukan pengarahan namun tetap terjadi tawuran maka akan di proses sesuai hukum.

Kita harus bersaing dengan negara luar. Menseat harus di rubah dari kekerasan menjadi kebersamaan dan saling menghargai.

Jika ada kejadian tawuran dan tertangkap maka akan di proses sesuai hukum, KJP akan di cabut dan di tembuskan ke Diknas.

Polisi sudah menempatkan anggota di beberapa titik yang dianggap rawan.

Lalu arahan Kanit Reskrim Kemayoran Iptu Iswantara, SH beberapa kejadian ada yang sudah di selesaikan namun masih ada yang belum.

Semoga dengan adanya pertemuan ini dapat menjadi akhir tawuran tersebut. Adik adik generasi penerus dan akan menjadi orang tua dan memiliki anak.

Agar kedua belah pihak menuliskan nama nama yang sudah lulus atau tidak bersekolah lagi yang menjadi sponsor tawuran dan diserahkan kepada Kanit Binmas.

Waka Polsek Kemayoran akan mendeklarasikan damai dan di Viralkan di Instagram dan di tempel di tempat- tempat yang strategis / tempat yang sering di jadikan ajang tawuran.

Beberapa kesepakatan yang dituangkan dalam kesepakatan bersama.

Tidak akan melakukan tawuran lagi antara kedua belah pihak. Tidak akan memprovokasi satu dengan yang lain.

Masing – masing pihak siap memberikan informasi adanya provokasi Tawuran.

Apabila kesepakatan diatas masih dilanggar maka kedua belah pihak akan mendapatkan sanksi tegas dari pihak Sekolahan dan Kepolisian.
Kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Kegiatan tersebut berlangsung kondusif sesuai harapan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario Seto SIK.

[Tribratanews.com/ Humas Polres Metro Jakarta Pusat]

Related Posts