Polsek Bukateja Larang Siswa SMP Mengendarai Sepeda Motor

Tribratanews.com – Polsek Bukateja Resor Purbalingga, Jawa Tengah, melarang para siswa SMP mengendarai sepeda motor. Hal ini disampaikan Kanit Binmas Polsek Bukateja Aiptu Nuryanto saat memberikan pembinaan di SMP Negeri 3 Bukateja, Senin (02-10-2017).

Selesai upacara, Kanit Binmas memberikan pembinaan dan menyampaikan tentang banyaknya pelanggaran lalu lintas yang ditemukan di wilayah Bukateja. Salah satu diantaranya adalah siswa SMP berangkat sekolah mengendarai sepeda motor.

Ditambahkan oleh Aiptu Nuryanto bahwa tindakan siswa SMP yang mengendarai sepeda motor selain melanggar peraturan lalu lintas, hal tersebut sangat berbahaya. Selain membahayakan diri sendiri dapat juga membahayakan orang lain.

“Banyak kecelakaan dimulai dari pelanggaran, oleh sebab itu untuk para siswa SMP dilarang mengendarai sepeda motor sendiri demi keselamatan,” jelas Kanit Binmas.

Sementara itu, Kapolsek Bukateja AKP Agus Triyono menyampaikan bahwa beberapa waktu yang lalu pihaknya menemukan sejumlah siswa SMP kedapatan membawa sepeda motor ke sekolah. Bahkan sepeda motor diparkir di halaman rumah warga.

Polsek Bukateja telah mengambil tindakan antara lain menggembesi ban sepeda motor dan mengamankan sepeda motor tidak memenuhi standar seperti menggunakan ban kecil, tanpa plat nomor maupun spion serta menggunakan knalpot bobokan.

“Tindakan siswa tersebut, selain melanggar peraturan lalu lintas juga dapat menimbulkan kecelakaan maupun gangguan keamanan lain seperti pencurian sepeda motor. Karena motor ditinggal begitu saja di halaman rumah warga tanpa pengawasan,” jelas kapolsek.

Kapolsek menambahkan untuk mencegah pelanggaran siswa kita libatkan anggota untuk memberikan pembinaan di sekolah-sekolah. Materi yang disampaikan yaitu tentang tertib berlalu lintas khususnya larangan anak dibawah umur mengendarai sepeda motor.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Bukateja, Murdiono dalam kesempatan yang sama menyampaikan banyak terimakasih, atas pembinaan yang diberikan. Harapan kedepan tidak ada siswanya yang mengendarai sepeda motor ke sekolah.

“Dibutuhkan juga peran orang tua siswa agar mampu mencegah anak dibawah umur mengendarai sepeda motor ke sekolah,” ungkapnya.

 

[Tribratanews.com/Humas Polres Purbalingga]

Related Posts