Polsek Benowo Surabaya Dapat Kunjungan Tim Polda Jatim Terkait Teluk Lamong

Tribratnews.com – Polsek Benowo Polrestabes Surabaya menerima kunjungan dari Polda Jatim dalam rangka study kelayakan daerah hukum Polsek terkait adanya surat dari Pelindo III Tanjung Perak ke Polda Jatim, Kamis (27-07-2017).

Adapun Tim yang datang di Polsek Benowo antara lain AKBP Marjoko (Rorena Polda), AKBP Sugiarto (Bidkum Polda), Kompl IGK Swastana (R Ops), Kompl Bobi (SDM Polda), Kompol Tomas (Sarpras Polda), Kompol Maslik (Rorena Polda), AKP Amridho (Rorena Polda), Kompol A. Lukito (Bag Ops Polrestabes Surabaya).

AKBP Djoko menyampaikan, kunjungan tersebut terkait pelayanan kepolisian dari Polsek Benowo terhadap Pelindo III. Tujuan tim ini juga untuk meningkatkan kualitas pelayanan anggota di pelabuhan yang merupakn kawasan khusus.

Kompol Bobby dari SDM mengatkan, berkaitan dengan pengajuan terkait Pelabuhan teluk lamong Pelindo III yang bergeser ke Polres KP3 dan menanyakan giat kuat personil Operasional Polsek Benowo dalam pelayanan di wilayah Pelindo III.

Kompol Thomas menyampaikan gun sapras/alsus yang dimiliki polsek untuk yang di wilayah Pelindo III menanyakan secara rinci. Kompol IGK menyampaikan tentang Sistem manajamen keamanan. Menjaga dan memelihara kamtibmas kondusif, konfigurasi keamanan personel, sapras, sistem.

Apakah struktur organisasi sudah ada secara terdokumentasi shehingga berbuat apa bertanggung jawab dengan siapa. Pelindo III Termasuk obyek vital harus dibuat renpam yang dibuat secara internal dan dikonsultasikan Polsek Benowo apakah sudah dilaksanakan.

Bentuk Partisipasinya harus jelas agar ditingkatkan MOU dengan Pelindo III. Pelindo harus dipayungi peraturan perundang-undangan berkaitan dengan pelabuhan bukan hanya perundang-undangan Polri. Dan Perkap 24 tahun 2007 terkait sistem pengamanan security internal

AKBP Sugiharto menyampaikan pertanyaan apakah selama ini anggota Polsek Benowo menangani terkait peristiwa kejadian yang ada di Teluk Lamong.

Pukul 10.30 Wib paparan selesai dan dilanjutkan peninjauan ke Pelabuhan Pelindo III Teluk Lamong Tambak Osowilangon Benowo, Surabaya. Pukul 11.00, dilanjutkan peninjauan lokasi oleh Tim di Terminal Teluk Lamong.

Sementara Anang Juniarto, Manajer keamanan Teluk Lamong menyampaikan, pembangunan terminal Teluk Lamong dari awal sampai sekarang dan rencana
pembangunan s/d tahun 2030.Dampak negatif pada wilayah yang terdampak disekitar Teluk Lamong.

Untuk kelayakan Wilayah hukum kepolisian dalam rangka YanMas sesuai dengan PP 23 tahun 2007 tentang batas wilkum polisi dan standart pengamanan yang ada di Teluk lamong apakah sudah ada komunikasi intens di Polsek Benowo.

“Setiap ada permasalahan di daerah pelabuhan/ laut selama ini tidak pernah berkoordinasi dengan polisi melainkan ke KSOP/ KPLP.Sedangkan di daerah sekitar daratan kita langsung berhubungan dengan Polsek Benowo seperti sebelumnya penangan yang sudah dilaksanakan,” kata Juniarto.

Tim dari Polda Jatim menyarankan terkait adanya sistem keamanan di Teuk Lamong. Apakah dalam permohonan surat dari Pelindo III ke Polda Jatim sebelumnya sudah berkoordinasi/ permintaan dari Teluk lamong sendiri untuk penarikan wilayah.Juniarto mengungkapkan, untuk rencana penarikan wilayah hukum itu semua inisiatif dari Pelindo III bukan dari Teluk lamong.

Apakah kompetensi yang ada di. teluk lamong sebebenarnya berada di pelindo atau di teluk lamong, sehingga kalau ada permasalahan/ kejadian siapa yang menentukan. Juniarto menjawab, pada dasarnya antara pelindo III dengan Teluk lamong seperti induk dan anak sehingga kalau pun ada permasalahan untuk berwenang pelaporan awal dari pelindo baru ke teluk lamong baru kita berhubungan dengan polsek benowo. (jetlee)

 

 

[Tribratanews.com / Humas Polrestabes Surabaya – Polda Jatim]

Related Posts