Polsek Banguntapan Bantul Amankan Tiga Orang saat Razia Pekat

Tribratanews.com – Polsek Banguntapan dan Kecamatan Banguntapan kembali menggelar penertiban panti pijat serta salon yang ditengarai memberikan layanan plus kepada pelanggannya, Rabu (25-10-2017).

Tim yang dipimpin oleh Panit I Sabhara Ipda Susanta langsung menyisir wilayah Banguntapan, mulai dari wojo ke timur dan keutara. Semua panti dan salon dilakukan pemeriksaan. Lagi-lagi fakta temuan di lapangan salon dan panti pijat tidak memiliki ijin usaha yang resmi.

D salah satu panti pijat yang berlokasi di Jalan RR Modalan Banguntapan Bantul petugas mengamankan satu pasang laki-laki dan perempuan yang sedang berduaan didalam kamar. Petugas juga mengamankan seorang wanita selaku pemilik panti pijat. Ketiganya kemudian dibawa ke Polsek Banguntapan Bantul untuk dilakukan pembinaan.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno SH, turun langsung untuk memberikan pembinaan kepada pemilik panti pijat agar menutup operasional panti pijat selama belum ada ijin resmi dari instansi terkait.

Kompol Suharno mengatakan, pihaknya tidak akan pernah berhenti menertibkan salon -salon dan panti pijat di Banguntapan. Langkah tersebut sebagai upaya pencegahan tumbuhnya penyakit masyarakat (Pekat) .

“Kami tidak akan pernah berhenti melakukan penertiban, jika sudah berizin silahkan diteruskan usahanya. Tetapi kan ada yang belum melengkapi izin. Oleh Karena itu yang belum ada izinnya segera saja dilengkapi,” ujarnya.

Namun Kompol Suharno menegaskan, jangan lantas karena sudah ada izin terus membuka praktik prostitusi. Hal itu jelas tidak dibolehkan, bahkan meski sebuah usaha salon atau panti pijat mengantongi izin dan ada dugaan terjadi praktik prostitusi bakal ditindak.

Kompol Suharno meminta kepada pelaku usaha salon ketika belum ada izinnya untuk segera mengurus. Dalam pembinaan itu juga disampaikan bahwa izin tersebut sangat penting untuk sebuah usaha. “Sehingga legalitasnya juga bisa dipertanggungjawabkan,” tandasnya.

[Tribratanews.com/Humas Polres Bantul]

Related Posts