Polres Trenggalek Gagalakan Penyelundupan 29.350 Baby Lobster Mutiara

Tribratanews.com – Polres Trenggalek kembali berhasil menggagalkan penyelundupan benur atau baby lobster di wilayahnya, Selasa (22-08-2017).

Baby lobster yang dibungkus plastik dalam kardus ini, diketahui saat jajaran Polres Trenggalek menggelar razia cipta kondisi di wilayah Kecamatan Durenan.
Salah satu kendaraan yang diperiksa adalah jenis mini bus Daihatsu Xenia yang dikendarai oleh dua orang warga Tulungagung, Minggu (20-08-2017).

Didalam kendaraan tersebut ditemukan 6 buah kardus yang didalamnya terdapat tumpukan plastik berisi baby lobster. Tak ayal, dua pengendara berinisial NA
warga Desa Sanan Pakel Tulungagung dan MR warga Desa Karanganom Durenan Trenggalek ini pun digelandang petugas untuk dimintai keterangan asal
muasal baby lobster tersebut.

“Berdasarkan keterangan yang bersangkutan, baby lobster tersebut berasal dari perairan Popoh Tulungagung,” ujar Kapolres Trenggalek, AKBP Donny
Adityawarman SIK, MSI, saat press release di lobi utama Mapolres Trenggalek, Senin (21-08-2017).

Masih kata AKBP Donny, baby lobster tersebut akan dikirim ke Jogjakarta melalui Trenggalek, Ponorogo, Wonogiri atas suruhan MN yang saat ini sudah
ditetapkan sebagai DPO Polres Trenggalek.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 unit kendaraan, uang tunai 700 ribu rupiah, serta enam kardus yang berisi 121 kantong plastik
yang berisi 29.350 ekor baby lobster jenis mutiara.

Atas perbuatannya, NA dan MR dijerat dengan pasal 88 Jo pasal 16 ayat (1) Subs pasal 100 undang-undang RI nomor 31 tahun 2004 sebagaimana telah diubah
dengan undang-undang RI nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan dan/atau pasal 31 ayat (1) jo pasal 6 dan pasal 9 ayat (2) undang-undang RI nomor 16
tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (agil/mbah)

 

[Tribratanews.com/ Humas Polres Trenggalek – Polda Jatim]

Related Posts