Polisi Selidiki Aksi Nekat Pria yang Nabrakan Diri ke Kereta Api


Tribratanews.com – Polisi Polres Lahat, Sumatera Selatan, Selidiki aksi nekat dilakukan oleh AG (25), warga Talang Kapuk Kelurahan Pasar Lama Kecamatan Kota Lahat, Sumatera Selatan.

Pria yang diketahui masih berstatus lajang ini nekat menghadang ular baja alias kereta api yang melintas di jalur perlintasan rel kereta api Kelurahan Kota Negara (Sukaratu, red), tepatnya di belakang Depo Pertamina, pada Senin (28-08-2017) sekira pukul 12.00 wib.

Tak pelak, meskipun tidak sampai merenggut nyawanya, kondisi Agus mengalami sekarat dengan luka pada bagian pelipis mata, luka robek di bagian tumit kaki sebelah kiri, luka lecet pada bagian lutut, kepala dan siku. Segera, warga sekitar TKP dibantu sejumlah pegawai Kantor Kelurahan Kota Negara pun langsung melarikan Agus ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat untuk dilakukan perawatan intensif.

RO, salah seorang saksi mata menuturkan, dirinya sudah lama melihat korban parkir di dekat perlintasan rel kereta api tersebut. Sebenarnya korban la dari pagi parkirke motornyo di sekitar perlintasan.

“Aku pikir sekedar nak parkir di sano be, dak katek raso curiga atau apo. Eh tau-tau pas kereta datang, dio malah nabrakke diri ke badan kereta api,” tutur pria yang bekerja di Kantor Kelurahan Kota Negara ini.

Terpisah, Beni, anggota Polisi Khusus Anggota Kereta Api (Polsuska) membenarkan, bahwa korban memang sengaja melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menabrakkan diri saat kereta api melintas. Berdasarkan informasi, kereta api yang menabrak jenis penumpang, yang dimasinisi oleh Tri Wahyuni dengan Asistennya Eko, terang Beni.

Sementara itu, Hartati, salah seorang kerabat korban mengaku belum mengetahui apa penyebab keponakannya itu melakukan aksi nekat. Namun ditegaskannya, AG sama sekali tidak menderita sakit jiwa. Memang sekarang dio ni lagi sakit malaria. Tapi kondisi kejiwaannyo setahu aku dak katek masalah, ujarnya.

[Humas Polres Lahat-Polda Sumsel]

Related Posts