Polisi Masih Identifikasi Senpi Rakitan Terduga Teroris di Bima

Tribratanews.com – Terkait baku tembak Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri dengan 4 terduga teroris di di Gunung Rite Asakota, Gunung Mawu Rite, perbatasan Kota Bima dengan Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, dua terduga teroris bernama Amir alias Dance dan Yaman tewas serta dua lainnya terus diburu, petugas berhasil mengamankan barang bukti senjata api rakitan sekaligus amunisi peluru.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat dikonfirmasi terkait senpi rakitan pelaku, polisi masih akan melakukan identifikasi mendalam untuk memastikan senjata yang ditemukan sama dengan senjata yang dipakai dalam teror penembakan polisi.

“Senjata api rakitan milik terduga teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat, itu bukan senjata rakitan biasa,” imbuhnya.

Setyo menerangkan, pasalnya, senjata rakitan milik pelaku aneh dan bisa masuk peluru bermacam-macam jenis kaliber. Dan dapat dipastikan senjata yang disita adalah senjata yang telah dirakit sendiri dan dimodifikasi.

“Dalam temuan tersebut mestinya peluru kaliber 556 itu untuk senjata laras panjang. Sedangkan untuk senapan, kaliber 38 untuk revolver,” jelasnya.

Dalam peristiwa ini, petugas menyita sejumlah barang bukti dua pucuk senjata api rakitan dan amunisi. Selain itu, petugas juga menemukan perlengkapan bertahan di hutan seperti jaket, ransel, gunting, pisau, korek api. Juga ditemukan beberapa bahan makanan seperti ikan asin, mi instan, minyak goreng, susu kental manis dan kopi.

Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap dua target di hutan tersebut.

 

[Tribratanews.com]

Related Posts