Polisi Gerebek Gudang Penimbunan Satwa Ilegal di Cikupa Tangerang

Tribratanews.com – Kepolisian Resor Kota Tangerang menggagalkan ekspor satwa serta tanaman ilegal. Perdagangan ilegal itu berhasil digagalkan setelah kepolisian menggrebek gudang CV Sinar Puri Kencana di Jalan Raya Otonom Cikupa, Desa Talaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (11-09-2017).

“Timsus Polresta Tangerang melakukan pemeriksaan gudang yang diduga dijadikan tempat pengumpulan sejenis satwa dan tanaman obat yang dilindungi,” ungkap Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif, Senin (11-09-2017).

AKBP Sabilul Alif menjelaskan, dalam penggerebekan ditemukan cangkang kura-kura sebanyak 1000 dus, tanduk rusa sebanyak 200 koli, kapulaga sebanyak 100 karung, akar Tunjung Langit sebanyak 53 dus dan bahan baku cincau sebanyak 1000 dus.

“Rencananya, barang-barang itu akan diekspor ke Tiongkok. Atas temuan tersebut, barang-barang itu tidak jadi diekspor,” ujar AKBP Sabilul Alif.

Kapolres menambahkan, kegiatan perdagangan satwa itu merugikan ekosistem hewan yang dilindungi.

“Dugaan diambil dari Papua atau Indonesia bagian Timur,” terang AKBP Sabilul.

Sementara itu, M Yunus mengatakan, pihak KLHK RI akan berkoordinasi dengan pihak Polri terkait penyelidikan lebih lanjut atas penangkapan tanduk rusa dan cangkang kura-kura itu.

Dalam kasus tersebut, kepolisian melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada pemilik gudang yakni, Sulastri (63) warga Jakarta Barat terkait, lamanya pengoperasian gudang satwa ilegal.

Kepolisian pun menerapkan pelanggaran Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Hayati Pasal 21 dan Pasal 40 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

 

[Tribratanews.com]

Related Posts