Polisi Buka Crisis Centre Bagi Korban First Travel di Sidoarjo

Tribratanews.com – Terkait kasus penipuan biro jasa haji dan umrah First Travel, Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, membuka posko crisis center untuk para korban penipuan. Langkah itu diambil usai Polresta Sidoarjo menerima aduan sembilan orang perwakilan korban First Travel.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Baju Aji mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan terkait korban agen perjalanan umrah dan haji PT First Travel cabang Sidoarjo.

Selain akan menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya juga akan membuka crisis centre bagi korban PT First Travel. Tujuannya, untuk mengumpulkan data-data terkait berapa banyak calon jemaah yang sudah menjadi korban First Travel.

“Kira-kira siapa dan berapa banyak CJH yang menjadi korban. Pokoknya dalam waktu dekat kami akan buka crisis centre,” ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya akan memintai keterangan beberapa pihak untuk menganalisa unsur tindak pidana yang dilakukan PT First Travel terhadap korbannya.

“Langkah awal kami akan meminta keterangan dari agen perjalanan umroh First Travel dan para korban, selanjutkan akan kami lakukan penyelidikan,” katanya.

Sejauh ini, warga Sidoarjo yang menggunakan jasa perjalanan umrah dan haji PT. First Travel cabang Sidoarjo cukup banyak. Diketahui sekitar 2.502 jumlah calon jemaah umrah yang gagal berangkat, padahal pembayaran sudah dilunasi.

 

[Tribratanews.com/NTMC]

Related Posts