Polda Metro Jaya Bekali 480 ‘Pak Ogah’ Jurus Urai Kemacetan

Tribratanews.com – Rencana Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberdayakan Pak Ogah atau polisi cepek untuk membantu mengatur lalu lintas Jakarta sepertinya bukan isapan jempol belaka. Setidaknya sudah ada 480 Pak Ogah yang mulai mendapatkan pembekalan dan pelatihan dari polisi.

“Sekitar 480-an sudah dilatih di seluruh Polres. Kita tidak seleksi, kita berdayakan masyarakat yang sudah ada,” ujar Dir Lantas Polda Metro Jaya, KombesPol Halim Pagarra, Kamis (24-08-2017).

Mereka yang tergabung dalam kelompok Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) itu, dibekali sejumlah jurus mengatur lalu lintas dan mengurai kemacetan di Ibu Kota. Mereka juga dibekali pengetahuan seputar peraturan berlalu lintas.

“Diajari pengetahuan lalu lintas, ada dua belas gerakan lalu lintas, kemudian apa yang harus dilakukan, menolong korban, penyeberangan, peraturan lalu lintas ada juga,” kata Kombes Pol Halim.

Polisi telah menggandeng sejumlah stakeholder antara lain Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk menggaji mereka. Dengan begitu, diharapkan mereka tak lagi mengais receh ke pengendara.

Namun hingga saat ini, polisi belum mendapatkan jawaban final dari stakeholder terkait pembiayaan pemberdayaan Pak Ogah ini.

“Jadi ada dua yang memberikan bantuan ini. Kemarin ketemu serahkan proposal pada Gubernur dan Kadin. Kalau Pemprov maunya rekruitmen, harus sesuai dengan Dishub. Tapi mereka (Supeltas) juga sportif kemarin,” ucap Kombes Pol Halim.

Pada akhirnya, Pak Ogah yang tergabung dalam kelompok Supeltas ini akan ditempatkan di dekat Polres di Jakarta. Mereka juga akan diberikan rompi dan topi bernomor agar mudah terdata dan diidentifikasi.

 

[Tribratanews.com/NTMC]

Related Posts