Petani Pikun Gantung Diri di Pohon Rambutan

Tribratanews.com – Petani bernama Sonorejo (90) warga Karangtalun, Kecamatan Ngluwar, Magelang, Senin (02/10/2017) sekitar pukul 05.30 WIB, ditemukan menggantung diriny disebuah pohon rambutan di halaman rumahnya.

Kapolsek Ngluwar AKP Joko Hero W SPD, membenarkan bahwa Polsek Ngluwar telah menerima laporan adanya orang meninggal karena gantung diri, kemudian dia bersama anggota dan dokter Puskesmas Ngluwar mendatangi lokasi kejadian.

Dari keterangan Margo Utomo (73) tetangga korban, bahwa saat dia memasak air mendengar jeritan orang, selanjutnya dia mendekati suara tersebut mengetahui korban sudah menggantung di sebuah pohon rambutan sebelah selatan rumahnya, kemudian dia bersama dengan warga yang lain menurunkan korban dengan cara memtutus tali yang terbuat dari tambang plastik.

Kemudian Petugas Polsek bersama Puskesmas Ngluwar melakukan pemeriksaan jazad korban. Dari hasil olah TKP, bahwa korban menggantungkan diri dengan mengunakan seutas tali tambang warna biru di sambung dengan warna hijau kurang lebih 1 m dengan ketinggian 2,5 m. Korban memakai pakaian kaos singlet warna putih dan celana warna biru.

“Sedangkan Petugas Puskesmas Ningkusdiarini menerangkan bahwa kondisi korban lidah tidak menjulur, ada bekas jeratan di leher, kemaluan mengeluarkan air mani, tidak ditemukan bukti lain seperti penganiayaan, dan korban meninggal murni karena gantung diri,” terang Kapolsek.

Dari pihak anak korban Joko Maryoto (41) menerangkan bahwa selama ini korban sudah tua dan pikun, sehingga sering binggung.

Dengan kejadian ini, pihak keluarga telah bisa menerima sebagai musibah, dan siangnya jenazah dimakamkan di Makam Dusun Kajoran Karang Talun Ngluwar.

 

 

 

[Tribratanews.com/ Humas Polres Magelang – Polda Jateng]

Related Posts