Perpanjang di Mobil Simling Jakarta Selatan, Ini Prosedurnya

Tribratanews.com – Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi hal wajib yang selalu dibawa serta ketika berkendara, hal inilah yang menjadi alasan mengapa sangat penting untuk memastikan bahwa SIM masih memiliki masa berlaku.

Untuk itu Ditlantas Polda Metro Jaya melalui Kasie SIM Kompol Fahri Siregar menyediakan pelayanan terpadu melalui SIM Keliling atau yang akrab di telinga dengan sebutan Simling. Layanan ini sengaja dirancang dan ditempatkan pada titik-titik keramaian, seperti Mall, Car Free Day (CFD), Kampus atau bahkan di kantor pemerintahan.

“Sebagai pelayanan yang berwenang (Perpanjang SIM), kami berusaha untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan memberikan pelayanan prima,” ujar Kompol Fahri Siregar kepada Tribratanews.com di Jakarta, Selasa (16/01/2018).

Meski layanan ini hanya berlaku untuk perpanjangan SIM A dan C saja, namun pelayanan ini dinilai sangat membantu masyarakat dan menghemat banyak waktu, terutama oleh mereka yang berada cukup jauh dari lokasi kantor Satpas.

Bagi warga Jakarta yang ingin perpanjangan SIM A dan C, gak ada salahnya mampir ke Pospol TMP Kalibata, Jakarta Selatan. Sebab di sana sudah standby satu unit mobil Simling yang dikomandoi oleh Iptu Muhammad Rofik.

Adapun persyaratan yang harus diikuti adalah, menyediakan KTP asli, SIM yang belum habis masa berlakunya.

Untuk prosedur, menyerahkan KTP dan SIM, mengikuti tes kesehatan mata dan , daftar asuransi, mengisi formulir dan menyerahkan kembali kepada petugas, kemudian setelah itu SIM anda sudah siap diserahkan.

Tarif yang dibebankan adalah merujuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2016, tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya perpanjang SIM A Rp 80.000, sementara C Rp 75.000.

“Cara mudah dan cepat, untuk tarifnya sesuai dengan PNBP yang sudah diatur oleh pemerintah,” terang Fahri.

Fahri menegaskan jika sekarang ini telat satu hari dari masa berlaku, maka SIM sudah tidak bisa diperpanjang dan pemilik harus membuat SIM baru, dengan melewati sesi ujian teori dan praktek.

“Setiap menjelang hari jadi (Ultah) mohon cek SIM-nya ya, jangan sampai kelewatan. Karena sudah tentu anda harus mengulang kembali seperti pengajuan awal,” tegas Fahri.

(Tribratanews.com)

Related Posts