Pengemis Gadungan Bobol Konter Handphone di Wilayah Blitar

Tribratanews.com – Suprianto, pembobol konter handphone yang terekam CCTV, ternyata sudah menyasar di lima lokasi. Pria 39 tahun ini melakukan aksinya dengan menyamar sebagai pengemis.

Suprianto melakukan survei terlebih dulu lokasi yang menjadi target pencuriannya. Modusnya, pura-pura jadi pengemis. Residivis ini telah melakukan aksinya di dua toko handphone, sebuah minimarket dan dua toko bangunan di Wling serta di daerah Lodoyo Timur.

“Sebelum melakukan aksinya, ternyata pelaku sudah melihat kondisi lokasi yang jadi target sasaran. Modusnya, pura-pura jadi pengemis,” jelas Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya saat jumpa pers di Mapolres Blitar, Senin (02/10/2017).

Suprianto selalu beraksi sendiri dan selalu pada tengah malam. Aksinya baru terendus pihak kepolisian setelah terekam CCTV sebuah konter handphone di wilayah Wlingi.

Dari rekaman CCTV itulah, Suprianto ditangkap dirumahnya pada Jumat (29/09/2017) sekitar pukul 23.00 WIB. Polisi menembak kakinya karena berusaha melawan saat ditangkap.

“Pelaku ditembak kakinya karena melawan pada saat dilakukan penangkapan,” ujar Kapolres.

Dari rumahnya di Desa Sragi Talun, polisi menemukan beberapa barang bukti. Diantaranya puluhan handphone kondisi baru berbagai merek, laptop, tali, alat menuju lokasi pencurian dan beberapa barang elektronik lainnya.

Suprianto melanggar pasal 363 KHUP dan terancam kembali dipenjara maksimal tujuh tahun lamanya.(agil/mbah)

 

 

[Tribratanews.com/ Humas Polres Blitar – Polda Jatim]

Related Posts