Pagawai PLN Gadungan Tipu Warga Untuk Foya-foya

Tribratanews.com – MT (41) diberengus Tim Anti Bandit Polsek Simokerto Polrestabes Surabaya usai dilaporkan Ramli warga Wonokusumo Jaya.

MT dilaporkan kerena melakukan penipuan dengan mengaku sebagai petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Pelaku yang sehari-hari memang bekerja sebagai tukang intalasi listrik, mengaku dapat memindahkan tiang listrik yang ada di depan rumah korban karena dirinya petugas PLN dengan syarat, korban harus membayar Rp 14 juta.

Sebagai tanda jadi, korban pun memberikan uang Rp 7 juta melalui transfer ke rekening milik pelaku. Pembayaran sisanya ketika pemindahan tiang listrik selesai.

Namun hingga dua bulan, dua tiang yang ada di depan rumah korban tidak kunjung pindah. Sehingga membuat korban curiga dan melaporkan ke Polsek Simokerto.

Sementara di depan petugas, Tohir mengakui perbuatannya. Bahkan uang yang diberikan korban, sudah dibuat foya-foya dan tersisa Rp 500 ribu.

“Saya janji dalam dua minggu tiang listrik itu bisa pindah. Uangnya habis untuk karaoke bersama purel,” kata Tohir kepada petugas Reskrim.

Kapolsek Simokerto Surabaya, Kompol Masdawati Saragih didampingi Kanit Reskrim Iptu Suwono mengatakan, sebelumya pelaku adalah residivis penggelapan sepeda motor milik tetangganya.

“Pelaku ini datang kepada korban dengan menggunakan baju dan topi yang ada logo PLN dan tersangka mengaku sebagai karyawan PLN,” tambah Masdawati.

Tapi setelah diberi uang, pelaku tak menepati janjinya. Sehingga korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib. Apalagi, pelaku juga sulit dihubungi korban.

Tak ayal, usai dilaporkan ke Polsek Simokerto pada Rabu, 27 September 2017 pukul 19.00 WIB, pelaku akhirnya dibekuk saat kembali lagi ke daerah Tambak Wedi Surabaya.

Atas kasus ini, pelaku dikenai Pasal 372, 378 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu lembar slip setoran, kwitansi penyerahan uang sejumlah Rp 7 juta, baju dan topi PLN serta sisa uang tunai hasil kejahatan sebesar Rp 500 ribu.

 

 

[Tribratanews.com / Humas Polrestabes Surabaya – Polda Jatim]

Related Posts