Orang Sakit Jantung, Pemuda Asal Tonjung Burneh Bangaklan Maling Burung

Tribratanews.com – Polres Bangkalan telah mengamankan DR (20) seorang warga Jalan Raya Ketengan, Kelurahan Tonjung Burneh, Bangkalan, karena
tertangkap basah mengambil burung milik Abdul Rahman (45) warga Jalan Kapten Syafiri, Kelurahan Pejagan, Kecamatan Bangkalan, Dini hari Kamis (24-08
-2017) sekitar pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, korban Abdul Rahman (45) sudah terbiasa terbangun dimalam hari dan melihat-lihat keadaan sekitar rumah. Namun korban saat mengintip
kehalaman depan rumahnya melihat seorang laki-laki tak dikenal berusaha mengambil sangkar yang didalamnya terdapat seekor burung jenis murai Lampung
warna hitam coklat di halaman rumahnya. Dengan bergegas korban Abdul Rahman lari keluar halaman untuk mengejar pelaku pencuri burungnya.

Korban Abdul Rahman berteriak keras berulang kali, maling..! maling..!.Aakhirnya tetangga sekitarnya turut membantu mengejar DR. Masyarakat yang
langsung mengepung lokasi membuat pelaku pencurian burung tidak berkutik. Sangkar burung yang sebelumnya dalam keadaan tergantung sudah berada
ditangan pelaku, namun oleh pelaku sangkar burung tersebut terpaksa diletakkan dan ditinggal begitu saja, untuk selanjutnya berusaha melarikan diri.

Kepada penyidik yang memeriksanya, tersangka mengakui sebelumnya pernah dipenjara selama sembilan bulan karena kasus yang sama, lalu ditangkap dan
di proses oleh Satreskrim Polres Bangkalan pada 2016. Perbuatan itu dilakukannya seorang diri karena desakan ekonomi untuk membantu orangtua yang
sakit jantung.

Nasib baik berpihak kepada pemilik burung, karena sangkar burung muray lampung hitam coklat yang kalau dijual senailai Rp3 juta itu, berhasil digagalkan
berkat bantuan warga sekitar .

Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha SIK, SH, MH, melalui Kasubbaghumas AKP Bidarudin SH, membenarkan tentang penangkapan terhadap
tersangka DR dan saat ini masih dalam proses penyidikan. Karena perbuatannya, DR dapat dikenakan pasal berlapis yakni pasal pencurian dengan pemberatan
363 dan pasal tentang residivis 486 KUHP sehingga hukumannya dapat ditambah sepertiganya. (bid)

 

 

(Tribratanews.com / Humas Polres Bangkalan – Polda Jatim)

Related Posts