Ninja Tabrak Batu Nisan, Pembonceng yang Tak Pakai Helm Meninggal Dunia

Tribratanews.com – Minuman keras (miras) berujung naas. Itulah kalimat yang mungkin tepat untuk menggambarkan terenggutnya nyawa Gilbert Lohonauman (21 tahun), warga Desa Kolongan Atas Jaga II, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dalam kecelakaan lalu-lintas (laka lantas) di ruas jalan desa setempat, Rabu (09-08-2017) malam.

Laka lantas tunggal malam itu bermula ketika korban dan temannya, Andra Payouw (21), warga Desa Kolongan Atas Jaga I, dalam perjalanan dari Desa Tounelet menuju Desa Kolongan (barat ke timur) dengan berboncengan sepeda motor Kawasaki Ninja RR bernomor polisi DB 2472 DI.

Tiba di TKP yang merupakan tikungan ke kanan, Andra yang mengendarai sepeda motor diduga hilang keseimbangan lalu menabrak batu nisan kuburan. Benturan cukup keras, keduanya yang tak memakai helm terpental ke area pemakaman.

Warga yang mengetahui kejadian ini segera membawa Gilbert ke Rumah Sakit Siloam Sonder. Sayangnya, Gilbert menghembuskan nafas terakhirnya dalam kondisi mengenaskan. Sedangkan Andra hanya mengalami luka ringan. Warga menerangkan, dari keduanya tercium bau miras menyengat.

Kasat Lantas Polres Tomohon, AKP Doddy Arruan mengatakan, sesaat usai menerima laporan pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP. “Kami akan selesaikan kasus kecelakaan ini,” tegasnya.

Sementara itu Kapolres Tomohon, AKBP I Ketut Agus Kusmayadi, sangat menyayangkan kejadian tersebut, karena saat ini Polres Tomohon sedang melaksanakan Operasi Pekat yang salah satu sasarannya adalah memberantas miras.

“Namun masih ada juga warga yang mabuk dan mengendarai kendaraan bermotor hingga mengalami kejadian fatal. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Hindari miras dan patuhilah tata-tertib berlalu-lintas,” pesan AKBP I Ketut Agus Kusmayadi.

[Tribratanews.com/Rony-Humas Polda Sulut]

Related Posts