Niat Cari Pekerjaan di Surabaya Lelaki Asal Pati Malah Meregang Nyawa

Tribratanews.com – Usai minum wedang jahe, Suyanto (50), warga Pati, Jateng, yang sehari-hari tinggal di Jalan Kasuari dekat penjara Kalisosok, mendadak kejang-kejang dan akhirnya tewas, Senin (14-08-2017) pagi.

Menurut keterangan Jamil (58), kakak ipar, mengungkapkan, waktu itu pukul 03.00, ia berangkat bekerja sebagai penarik becak di sekitar Jembatan Merah Plaza. Pukul 10.00, ia pulang dan masih melihat korban masih tidur-tiduran di tempat tidur yang terbuat dari kayu. “Korban minta kepada saya untuk dibelikan nasi bungkus,” kata Jamil di lokasi.

Setelah makanannya habis, korban mengaku hendak buang air besar. Jamil melihat wajah korban seperti banyak pikiran. Selesai BAB, korban kembali meminta dibuatkan wedang jahe kepada Jamil, sambil menikmati wedang, Suyanto terlibat perbincangan dengan Jamil.
Suyanto berterus terang bila mempunyai hutang Rp 150 juta di bank di Pati Jateng. Karena tidak bisa membayar, kemudian diusir oleh istrinya dan menghubungi Jamil agar diizinkan tinggal bersamanya di Jalan Kasuari. Sudah tujuh bulan ini berada di Surabaya.

“Maunya cari pekerjaan sopir tidak kunjung dapat dan hingga kini masih menganggur,” terangnya.

Tiba-tiba korban kejang-kejang, tangannya memegang dadanya dan akhirnya merenggang nyawa pukul 10.00. Selama ini, korban tidak punya riwayat penyakit. Kematian korban ini, menyebabkan ia bingung, karena korban bukan orang Surabaya, sehingga takut melapor.
“Saya lalu meminta tolong teman dan disarankan lapor ke Polsek Semampir, Polsek Pabean karena bukan wilayahnya akhirnya disuruh melapor ke Polsek Bubutan baru kemudian jenazah korban dievakuasi,” katanya.

 

 

 

[Tribratanews.com – Humas Polda Jatim]

Related Posts