Menteri Agama RI Hadiri Silaturahmi Kebangsaan Lintas Agama di Aula Gubernur Prov. Sulbar

Tribratanews.com – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat Brigjen Pol. Drs. Nandang, MH dalam kegiatan Silaturahmi Kebangsaan Lintas Agama terlihat mendampingi Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin yang dilangsungkan di lantai 4 Aula Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (25-07-2017).

Selain itu, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur, Kasrem 142 tatag, Kombes pol Yoyoh Indayah (Dir Binmas polda sulbar), AKBP Mashura M (Kabid Humas polda Sulbar), Bupati Mamuju, para Pimpinan OPD Provinsi maupun Kab. Mamuju, para Tokoh Lintas Agama serta seluruh tamu undangan yang membanjiri Ruang Aula Utama Kantor Gubernur.

Namun sebelum kegiatan berlangsung, Satuan Gegana Polda Sulbar melakukan Sterelisasi di dalam gedung guna memastikan keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Silaturahmi Kebangsaan Lintas Agama ini, bertujuan untuk memupuk kebersamaan Menuju Kerukunan Dalam Bingkai Kebangsaan demi NKRI yang tetap satu dan damai, menteri Agama RI dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan silaturahmi Kebangsaan lintas agama ini sehingga dapat terjalin silaturahmi antar toko agama di sulbar, selain itu kegiatan ini merupakan upaya pembinaan kerukunan antara umat beragama sehingga di Sulawesi Barat aman dari gangguan sifat yang ingin mengaduh domba antar pemeluk agama.

Lebih lanjut dikatakan, dengan adanya silaturahmi ini maka akan menjalin rasa persaudaraan antar tokoh agama dan umatnya, sekaligus untuk menghindari dari ancaman para Propokator yang memecah kesatuan NKRI, hal seperti ini tentunya akan di sanjung langsung oleh Presiden yang sesui dengan Program Nawa Cita.

Sementara itu, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Nandang di sela-sela kegiatan mengatakan bahwa, silaturahmi antar tokoh lintas agama sangat penting untuk menghindari terjadinya konflik agama. Sehingga kami dari pihak kepolisian dapat mencegah terjadi konflik.

“Kita ini di lahirkan berbagai keragaman etnis, suku dan agama, jadi mari kita secara bersama-sama menjalin persaudaraan dengan perbedaan agama. Pendapat boleh berbeda tetapi tujuan harus tetap sama yang arahnya menuju kebaikan dalam menjaga NKRI yang tetap utuh,” Tuturnya.

 

 

[Humas Polda Sulbar]

Related Posts