Mengaku Bisa Cairkan Modal Usaha, Pegawai BPR Gadungan Tipu Ibu-ibu Warung di Blitar

Tribratanews.com – Mengaku sebagai pegawai di BPR, NN alias Ali (27), berhasil melakukan penipuan kepada sejumlah ibu-ibu, Jumat (11-08-2017).

Warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar ini, melakukan melakukan penipuan dengan modus mengaku bisa mencairkan uang tunai dengan nominal hingga Rp5 juta hanya dengan menggadaikan STNK motor.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Heru Agung Nugroho, melalui Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, pelaku berhasil diamankan setelah melakukan penipuan kepada Sri Nurjanah (36), warga dusun Kemloko, RT 01, RW 09, Desa Sidodadi, Kecamatan Garum.

“Pelaku berhasil diamankan setelah melakukan penipuan kepada Sri Nurjanah. Pelaku berhasil mengelabui korban setelah mengaku sebagai pegawai di salah satu BPR yang ada di Kota Blitar,” ungkap AKP Heri Sugiono, Rabu (09-08-2017).

Dalam melakukan aksinya, pelaku menyasar ibu-ibu pemilik warung, dengan menawarkan pinjaman uang hanya dengan menggadaikan STNK motor. Setelah berhasil meyakinkan korbannya, pelaku mengajak korban untuk melakukan proses pencairan uang pinjaman di salah satu BPR yang Jalan Mendut, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar.

“Seampainya di BPR korban diminta untuk menunggu di dalam kantor BPR, sementara pelaku keluar dengan membawa kunci sepeda motor korban dengan alasan motornya akan dilihat nomor mesinya. Setelah mengelabui korban dengan modus tersebut kemudian kendaraan dibawa kabur oleh pelaku,” jelasnya.

Lanjut AKP Heri Sugiono, berdasarkan pengakuan pelaku, ia sudah melakukan penipuan dengan modus yang sama di enam tempat. Namun hingga saat ini petugas baru berhasil mengamankan empat unit kendaraan sepeda motor. Sementara dua unit kendaraan hingga kini masih belum ditemukan. Pasalnya, setelah melakukan aksinya, pelaku langsung menggadaikan sepedah motor korban dengan nominal hingga Rp 12 juta untuk satu unit sepeda motor.

“Untuk dua unit kendaraan lainnya, hingga kini masih kita cari, karena setelah berhasil melancarkan aksinya pelaku langsung menggadaikan kendaraan korban,” imbuhnya.

Sementara berdasarkan pengakuan pelaku, ia terpaksa melakukan aksi penipuan itu untuk membayar hutang, pasca berhenti bekerja dari salah satu bank. Ia mengaku mendapatkan ide untuk melakukan penipuan dari salah satu teman sesama pekerja bank yang biasa menawarkan pinjaman kredit kepada ibu-ibu.

“Idenya dari teman yang biasanya menawarkan pinjaman,” tuturnya.

Heri Sugiono menambahkan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa, empat unit sepeda motor berbagai merk, satu buah tas punggung warna coklat, satu surat keterangan dari WOM Finance, satu lembar foto copy BPKB, satu lembar foto copy STNK Honda Beat Nopol AG 4160 IW warna putih merah tahun 2015, serta dua lembar slip permohonan kredit dari PT BPR Sumberdhana Anda.

“Hingga sekarang kita masih melakukan pengembangan kasus ini. Karena diduga masih banyak lagi korban yang tertipu pelaku. Pelaku terancam pasal 372, 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun”, pungkasnya.

[Tribratanews.com / Humas Polres Blitar Kota – Polda Jatim]

Related Posts