Kurir Pil Double L Ini Dikendalikan Napi Lapas Madiun

Tribratanews.com – Polres Mojokerto berhasil mengamankan kurir pil double L yang dikendalikan napi yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Madiun.

Tersangka Alan Hadi Permana warga Desa Wirobiting, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo ini mengaku, omzet dalam satu kali transaksi Rp1 juta.

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan dari pemuda 27 tahun ini yakni 40.650 butir pil double L. Tersangka diamankan pada 30 September lalu di depan sebuah minimarket Desa Ngimbangan, Kecamatan Mojosari. Untuk mengecoh petugas, pil tersebut dikemas dengan menggunakan label vitamin B1.

“Dari enam tersangka tersebut, satu merupakan perempuan dengan barang bukti sabi seberat 12 gram,” ungkapnya, Rabu (04/10/2017).

Tersangka merupakan jaringan antar daerah seperti Jombang, Sidoarjo, Pasuruan dan Mojokerto.

Kapolres menjelaskan, sasaran paling banyak dijual kepada para remaja dengan harga lebih murah. Namun tidak menutup kemungkinan, pil double L juga dijual kepada kalangan umum.

“Peredaran pil Double L tersebut dikendalikan langsung dari Lepas Madiun. Pelaku diminta untuk mengambil di daerah SPBU Ngagel, Surabaya. Label vitamin B1 di bungkus tersebut hanya pengalihan saja, sebenarnya pil Double L dan dijual dalam kemasan isi 10 butir,” katanya.

Kanit Reskrim Mojosari, Ipda Heru Prasetyo Nugroho menambahkan, tersangka dikendalikan pleh Mansyur yang merupakan napi di Lapas Madiun.

“Iya ada yang telepon dari Lapas Madiun suruh ambil ke Surabaya, kalau kirim ya sendiri. Sudah setahun ini, dalam satu minggu tidak tentu. Untuk satu kali kirim, saya dapat Rp1 juta,” tegasnya.

 

 

[Tribratanews.com/ Humas Polres Mojokerto – Polda Jatim]

Related Posts