Kurang Dari Sehari, Begal Motor Pengumpan Gadis Ditangkap Polres Wonosobo

Tribratanews.com – Kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi Selasa 26 September lalu, langsung mendapat penanganan Sat Reskrim Polres Wonosobo. Dalam waktu 17 jam, salah satu pelaku bernama ES alias Cebong berhasil diamankan.

Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Edy Istanto SH mengungkapkan bahwa korban adalah Pondok Surahmat (24), warga Candiyasan Kertek.

“Pada saat kejadian, korban dijebak komplotan pelaku dengan mengumpankan 2 orang gadis berinisial S dan seorang lagi belum diketahui identitasnya. Korban yang menghampiri kedua gadis tersebut menggunakan sepeda motor Satria FU R3021 KW miliknya, kemudian diajak untuk pergi ke tempat sepi yaitu kompleks pemakaman cina Jlegong,” ungkap Kapolres.

Tanpa sepengetahuan korban, ternyata mereka diikuti pelaku Cebong bersama 2 temannya, yakni M dan A (DPO).

“Sesampainya di lokasi, pelaku M langsung menghampiri korban dan menuduhnya melarikan istrinya. Sementara itu, S dan seorang wanita lainnya langsung dibonceng A dan meninggalkan TKP,” ungkap AKBP Ridwan.

Tidak berselang lama setelah A bersama 2 gadis tersebut pergi, pelaku M dan Cebong langsung menganiaya korban menggunakan pisau yang mengenai bagian kepala.

“Setelah korban terkapar, M dan Cebong kemudian melarikan sepeda motor milik korban. Korban sendiri kemudian ditolong warga yang melintas kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” terang Kapolres.

Pelaku Cebong sendiri akhirnya ditangkap berselang 17 jam dari aksinya saat sedang berada di kompleks Pasar Induk Wonosobo. Pelaku yang merupakan residivis 4 kali ini langsung mengakui dan menunjukkan lokasi penyimpanan sepeda motor hasil kejahatannya. Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya 12 tahun penjara.

 

[Tribratanews.com/Humas Polda Jateng]

Related Posts