Kunjungi Anabatic Tbk, Kabaharkam Polri Dapat Paparan tentang E-Koperasi untuk Kesejahteraan Bhabinkamtibmas dan Satpam

Tribratanews.com – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, mengunjungi pusat data server terbesar se-Asia, Anabatic Tbk, bertempat di Graha Anabatic, Jalan Scientia Boulevard Kav U2 Summarecon Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (13-04-2018).

Kedatangan Kabaharkam Polri, yang didampingi Kakorbinmas dan Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, disambut langsung oleh Owner, Direksi, sekaligus CEO Anabatic Tbk, Handoko, dan Presdir International Acosiation Crime Prevention Practisioner (IACPP) Darly Siregar.

Dalam kesempatan ini, Kabaharkam Polri mendapat paparan tentang Koperasi Jaga Nusantara berbentuk elektronik (e-koperasi) untuk meningkatkan kesejahteraan personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Satuan Pengamanan (Satpam).

Menurut perwakilan dari Anabatic Tbk, Dody Mawardi, aplikasi e-koperasi yang dibuat oleh Anabatic Tbk telah diadopsi Filipina dan Thailand. Oleh karena itu, mengingat koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia, Anabatic berharap e-koperasi juga bisa diterapkan di Indonesia, khusunya untuk Bhabinkamtibmas dan Satpam.

“Anabatic Tbk ingin agar Bhabinkamtibmas dan pengampuh pengamanan bisa mengamankan negara ini, dan juga mereka bisa sejahtera dengan dimudahkan melalui teknologi dengan Koperasi Jaga Nusantara,” kata Dody Mawardi.

Dengan jumlah Bhabinkamtibmas sekitar 51 ribu di seluruh Indonesia dan jumlah Satpam yang empat kali lebih banyak dari jumlah anggota Polri, dinilai Anabatic sebagai potensi yang sangat besar bila mampu dimanfaatkan.

“Tanpa kantor, tanpa cabang, bila satu orang Bhabin[kamtibmas] bertransaksi Rp1.000 per hari, maka jumlah Bhabin[kamtibmas] yang 51 ribu se-Indonesia, bisa dibayangkan berapa banyak keuangan bisa diputar per hari, dan bisa digunakan oleh pimpinan Polri untuk mapping kegiatan Bhabinkamtibmas. Ini adalah impian Anabatic Tbk dan mudah-mudahan bisa didengar oleh pimpinan Polri. Anabatic akan merangkul semua BUJP (Badan Usaha Jasa Pengamanan) dan seluruh stake holder pengampuh pengamanan,” terang Dody Mawardi.

Dody Mawardi menambahkan, hal tersebut merupakan bentuk manifestasi kepedulian badan usaha swasta kepada Polri. Karena perusahaan sangat mendambakan situasi kamtibmas yang kondusif dengan berpartisipasi aktif dalam hal keamanan.

“Anabatic ini adalah divisi yang bergerak di bidang IT, yang dihuni oleh pemuda-pemuda terbaik bangsa yang sangat ‘expert’ dalam hal IT. Mereka adalah ‘Satpam’ yang menjaga server data dari serangan-serangan hacker yang akan mengacak-acak data perbankan. Kalau Satpam yang ada di hotel atau gedung standby dan kelihatan, tapi ‘Satpam’ server kami yang memantau dan mengamankan data server dengan IT,” jelasnya.

Mengomentari paparan tersebut, Kabaharkam Polri menyatakan bahwa akan dilaksanakan revisi terkait Perkap Nomor 24 Tahun 2007 tetang Sistem Manajemen Pengamanan. Dalam Perkap 24 itu ada disebut klausul Polri dapat menunjuk tim audit dari pihak luar dengan melibatkan Lembaga Sertifikasi Profesi dari Lemdiklat Polri untuk proses sertifikasi tim audit.

[AKP Bambang AS]

Related Posts