Keluarga Besar Polda Sulut Gelar Ibadah dan Perayaan Paskah 2017

Tribratanews.com – Keluarga besar Polda Sulawesi Utara mengadakan ibadah dan perayaan Paskah 2017, Kamis (18-05-2017) pagi, di Graha Bethany, Wanea Plaza Manado.

Paskah tahun ini mengangkat tema “Kebangkitan Kristus Mewujudkan Polri yang Profesional, Modern, & Terpercaya”.

Ibadah diawali dengan doa pembukaan oleh Pendeta Wilder Pattyranie STh, MSi., dilanjutkan pembacaan firman Tuhan dan khotbah oleh Pastor A Sumarauw Pr. Dikatakan Pastor dalam khotbahnya, merayakan Paskah bukan hanya merayakan kebangkitan Kristus tetapi terutama merayakan kebangkitan diri pribadi kita masing-masing.

“Bersama Kristus kita sungguh-sungguh bangkit untuk satu hidup baru. Kita sungguh-sungguh yakin bahwa dengan merayakan paskah kita telah menjadi manusia-manusia baru seperti Kristus,” ujar pastor.

Sebagai manusia baru yang sudah ditebus dan bangkit bersama Kristus, lanjutnya, kita telah mematikan manusia lama kita. “Maka kita harus punya komitmen, semangat dan arah hidup yang baru dalam hidup kita,” pungkas pastor.

Mewakili panitia pelaksana, Direktur Resnarkoba Polda Sulut Kombes Pol R.Y. Wihastono Yoga Pranoto, SIK, M.Hum., dalam laporannya menerangkan, maksud kegiatan ini adalah untuk mempertebal keimanan seluruh personel. “Terima kasih atas partisipasi dari seluruh pihak yang telah mendukung, sehingga kegiatan ini berlangsung dengan baik,” kata Direktur Resnarkoba.

Sementara itu Kapolda Sulut, Irjen Pol Drs. Bambang Waskito dalam sambutan tertulis dibacakan oleh Irwasda, Kombes Pol Drs. Hotman Simatupang, S.H., mengatakan, Hari Raya Paskah mengingatkan kembali bahwa kematian bukanlah akhir dari segalanya. “Paskah meneguhkan iman kita, karena Yesus Kristus telah bangkit, dan di dalam Dia ada iman, pengharapan dan kasih yang sejati,” ujar Irwasda.

Peringatan paskah keluarga besar Polda Sulut tahun 2017, lanjutnya, sebagai bentuk rasa syukur dan juga permohonan kepada Tuhan untuk penyertaan-Nya dalam tugas-tugas kita. Kapolda berharap peringatan paskah ini dijadikan sebagai momentum untuk memperbaharui sikap dan perilaku kita yang kurang berkenan kepada Dia.

“Mari kita berkomitmen dan bertekad ikut bertanggung jawab dalam mengatasi berbagai permasalahan pokok bangsa yaitu merosotnya kewibawaan bangsa, melemahnya sendi-sendi perekonomian negara dan merebaknya intoleransi dan krisis kepribadian bangsa,” pungkasnya.

Ibadah dan perayaan paskah tersebut dihadiri oleh para pejabat utama beserta personel jajaran dan Bhayangkari Polda Sulut, Forkopimda, TNI, instansi terkait, pelajar, mahasiswa dan jemaat dari berbagai denominasi gereja. Acara turut dimeriahkan dengan penampilan Unima Choir, Vocal Group Polres Minahasa, tari pisok dan katrili oleh Ikatan Wulan-Waraney Minahasa, kolintang dan musik bambu.

[Humas Polda Sulut]

Related Posts