Kapolri: Isu Konflik Rohingnya Dijadikan Alat untuk Menekan Pemerintah

Tribratanews.com – Mabes Polri sudah mengendus adanya pengalihan isu konflik Rohingya, yang dijadikan alat untuk menekan pemerintahan dalam negeri.

Demikian ditegaskan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian kepada wartawan seusai menjadi narasumber seminar di Garden Palace Surabaya.

“Itu sudah ada (pihak yang memanfaatkan). Saya sudah menyitir salah satu temuan dari Saudara Ismail, yang menggunakan softwere analisis opinion di Twitter,” ujarnya saat didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, Sabtu (07-10-2017).

Dari analisis menggunakan softwere tersebut, terlihat bahwa isu Rohingnya ini, ada yang dikaitkan dengan Pemerintah, ada yang dikaitkan dengan Presiden, ada yang dikaitkan dengan Pemerintah Myanmar, Aung San Suki dan seterusnya.

“Artinya memang banyak masyarakat yang solider dengan warga muslim Rohingnya yang ada di Myanmar itu. Solider dan ingin berbuat sesuatu untuk membantu, dan meminta pemerintah untuk melakukan tindakan,” lanjut Jenderal Polisi bintang empat itu.

Namun demikian, masih kata Tito, ada juga pihak-pihak yang memanfaatkan ini untuk kepentingan lokal dalam negeri. Yaitu dalam rangka untuk menekan pemerintah.

“Bukan untuk kepentingan Rohingnya tapi untuk kepentingan mendelegitimasi pemerintah, supaya jatuh,” tandasnya. (mbah)

 

[Tribratanews.com/ Humas Polda Jatim]

Related Posts