Kapolres Situbondo Hadiri Hearing Bersama DPRD dan Pemerintah


Tribratanews.com – Kapolres Situbondo, Jawa Timur, AKBP Sigit Dany Setiyono SH SIK MSc, menghadiri hearing bersama DPRD dan Pemerintah Kabupaten Situbondo terkait Kanalisasi dan Lukisan Mural di jalan Irian Jaya Situbondo, Senin (21-08-2017).

Dalam pelaksanaan hearing / dengar pendapat yang digelar di kantor DPRD Kabupaten Situbondo, dihadiri oleh perwakilan dari Komisi 3 yaitu Ketua Mahbub Junaidi, Wakil Ketua Joko Purnomo, Wakil Sekretaris Ahmad Busairi dan Andi handoko, perwakilan dari Pemerintah Kab. Situbondo yaitu Asisten 2 Sofyan Hadi dan Dishub serta dari Polres Situbondo yaitu Kapolres Situbondo, Kasat Lantas AKP Himmawan Setiawan, SIK, Kapolsek Kota, Kasubbag Humas, Kanit Laka dan Kanit Dikyasa.

Masalah yang diangkat dalam hearing hari ini adalah Kanalisasi jalan PB. Sudirman dengan sparator yang menimbulkan laka karena menabrak sparator, legalisasinya dan urgensinya dan tentang pengecatan jalan di jalan Irian Jaya.

Didepan para peserta hearing, Kapolres Situbondo memaparkan pertama terkait kanalisasi jalan di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) sudah ada aturan yuridisnya yaitu Perbub nomor 24 tahun 2011 dan untuk optimalnya kanalisasi akan diberlakukan peraturan Pemerintah nomor 43 tahun 1993 bahwa Jalur nasional tidak bisa digunakan untuk parkir kendaraan apapun.

Kanalisasi wajib ada sebagaimana peran KTL untuk edukasi masyarakat pengguna jalan, untuk keselamatan pengguna jalan, karena baru maka perlu kelengkapan-kelengkapan pendukung utamanya lahan parkir, dan perlu adanya terminal bongkar muat, untuk jangka pendek khusus bongkar muat bisa dengan penerapan jam khusus atau didampingi petugas dengan memindahkan separator selama ada bongkar muat.

Untuk lahan parkir sendiri akan diusahakan bersama antara Polres dan Pemerintah untuk solusi lokasi yang tepat untuk parkir serta melakukan sosialisasi dan pengawasan dari petugas dibeberap titik yang nantinya akan dijadikan lokasi parkir kendaraan.

Selain itu, untuk program Mural on the street di jalan Irian Jaya adalah program jangka panjang yang konsepnya adalah menyiapkan Jalan Irian Jaya sebagai kawasan City Center atau Zona 20 km/jam dengan pembagian ruas jalan yaitu sebagai jalan raya (yang tidak ada lukisan), jalan yang ada lukisan untuk pejalan kaki dan sepeda pedal dan sebagai kawasan kuliner serta hiburan pada hari-hari tertentu.

Program-program ini tentunya butuh dukungan semua pihak baik dari Polres sendiri, Pemerintah Daerah, semua elemen masyarakat sehingga kalau semua mendukung pastinya program ini dapat segera berjalan dengan baik.

“Pro dan Kontra terhadap hal yang baru mari dicari solusi yang baik, jangan selalu menghujat apalagi langsung menyalahkan karena semua tujuannya itu untuk kebaikan,” ucap Kapolres Situbondo dihadapan media.

 

[Humas Polres Situbondo-Polda Jatim]

Related Posts